JAKARTA (Lampungpro.com)-Tiga tahun tanpa jeda, Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya menyabet gelar Mens Obsession Award 2017 sebagai Best Individual Achievers dalam kategori Birokrat.
Penghargaan yang konsisten 13 tahun, sejak 2004-2017, melakukan monitoring terhadap tokoh-tokoh yang tergolong achievers, dari mulai pebisnis, menteri, polirikus. Pribadi yang punya program dan selalu ingin mencapai lebih, memiliki sasaran jelas dan terukur, serta menyimpan obsesi-obsesi besar ke depan.
Awarding ini dihelat Obsession Media Group (OMG). Media yang punya pengaruh dan punya spesifikasi mengeksplorasi profile dan reputasi tokoh-tokoh nasional.
Nama-nama pemenangnya muncul lewat proses seleksi ketat. Semua mengacu pada riset yang dilakukan Indonesia Research and Survey (IReS). "Terima kasih atas kepercayaan ini," kata Arief Yahya, Kamis (30/3).
Menurutnya, penghargaan ini adalah apresiasi terhadap seluruh tim di Kementerian Pariwisata, yang saat ini sedang menjalani proses transformasi. Karakter kerja yang dulunya sangat PNS, diubah menjadi korporasi.
"Saya sedang membangun budaya kerja atau corporate culture dengan tagline WIN-Way, Wonderful Indonesia Way. Tiga S yakni solid, speed dan smart di lingkungan Kemenpar. Penghargaan di 2017 ini akan menaikkan confidence level kami," katanya.
Mantan Dirut Telkom beserta jajarannya itu makin pede. Sepanjang 2015 silam, kementerian di bawah komandonya sukses mengangkat branding Wonderful Indonesia naik 100 peringkat. Dari 159 menjadi ranking 47, mengalahkan Truly Asia Malaysia di ranking 96 dan Amazing Thailand di ranking 83.
Di sektor pemasaran, kementerian yang diremote Arief Yahya juga berhasil menaikkan jumlah wisman, dari 10,4 juta di 2O15 menjadi 12.023.971 di 2O16.
Lalu, pengembangan destinasi ada sejumlah poin yang berhasil diraih. "Kami mengembangkan Top 10 Destinasi Prioritas. Lalu Pembentukan Badan Otorita Pariwisata dan proses pembentukan KEK Pariwisata baru," ujarnya.
Sedangkan dari sisi regulasi dan kelembagaan, lanjut Menpar Arief, ada kebijakan Bebas Visa Kunjungan (BVK), terobosan regulasi perahu pesiar atau yacht dengan pencabutan CAIT dan terobosan regulasi kapal pesiar atau cruise terkait dengan asas Cabotage.
"Jadi baik dari sisi pemasaran, pengembangan destinasi dan deregulasi, semua tercapai. Mudah-mudahan pariwisata bisa membawa banyak kesejahteraan untuk Indonesia," ujar Arief Yahya.
Berikan Komentar
Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...
16852
Lampung Selatan
5408
Bandar Lampung
5042
134
05-Apr-2025
206
05-Apr-2025
269
05-Apr-2025
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia