BENGKULU (Lampungpro.com): Di sela menjalankan tugas dari Presiden Joko Widodo menyerahkan sebanyak 57.346 sertifikat bidang tanah di Lapangan Sport Center Bengkulu, Sabtu (23/12/2017), Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono meninjau beberapa proyek infrastruktur PUPR.
Lokasi pertama yang ditinjau adalah rumah khusus nelayan di Kelurahan Sumberjaya, Kecamatan Kampung Melayu, Kota Bengkulu. Menteri Basuki mengatakan di lokasi ini telah dibangun 120 unit rumah khusus bagi nelayan sejak tahun 2016-2017. "Sudah saya cek, kondisinya cukup baik dan sudah ditempati oleh keluarga nelayan. Rumah itu juga telah dilengkapi dengan fasilitas air PDAM, listrik, jalan lingkungan dan taman lingkungan yang bersih, kata dia.
Konstruksi rumah khusus di Kampung Sumberjaya dengan tipe 36, dibangun menggunakan APBN sebesar Rp7,6 miliar. Sedangkan lahan disediakan oleh Pemerintah Kota Bengkulu. Para nelayan yang menghuni rumah khusus tersebut adalah mereka yang berpenghasilan rendah yakni di bawah Rp2,4 juta per bulan.
Selain itu, juga ditinjau penataan kawasan kumuh nelayan Sumberjaya dengan anggaran sebesar Rp50 miliar. Pekerjaan meliputi penataan jalan gertak, penataan ruang terbuka sekitar masjid, peningkatan kualitas jalan lingkungan, peningkatan drainase, dan perbaikan masjid. Tempat ini sekarang menjadi tempat wisata warga, tempat pemancingan bahkan pengambilan photo jelang pernikahan dengan latar belakang perahu nelayan yang unik.
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pada periode 2016-2019 melakukan Penataan Kawasan Permukiman Nelayan dan Tepi Air di 11 lokasi. Sebelas kawasan tersebut yakni Kampung Beting (Kota Pontianak), Kampung Sumberjaya (Kota Bengkulu), Kawasan Nelayan Indah (Kota Medan), Kampung Kuin (Kota Banjarmasin), Kampung Karangsong (Kota Indramayu), Kampung Tegalsari (Kota Tegal), Kampung Tambak Lorok (Kota Semarang), Kampung Moro Demak (Kabupaten Demak), Kampung Untia (Kota Makassar), Kampung Oesapa (Kota Kupang) dan Kawasan Hamadi (Kota Jayapura).
Selanjutnya, rombongan meninjau pembangunan infrastruktur pengaman Pantai Padang Panjang sepanjang 8,7 km untuk menahan erosi dan abrasi air laut. Biaya pembangunan mencapai Rp3 miliar. Menteri Basuki mengatakan Kementerian PUPR juga fokus untuk merampungkan pengerjaan akses jalan ke Pelabuhan Pulau Bay sepanjang 5,4 km.
"Sekarang akses jalan di Pelabuhan Pulau Bay sudah ada empat lajur. Mudah-mudahan bisa diselesaikan tahun 2018 karena saat ini baru 1,7 Km yang terbangun. Masih ada sekitar 3,7 Km lagi yang harus dituntaskan sepanjang tugu selamat datang Burung Garuda besar sampai ke pelabuhan, kata Menteri Basuki.
Diharapkan nanti setelah akses jalan itu rampung maka Pelabuhan Pulau Bay bisa semakin berkembang pesat menjadi pelabuhan yang paling maju di Sumatera dan ikut mendorong pertumbuhan ekonomi di Bengkulu. (**/PRO2)
Berikan Komentar
Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...
16856
Lampung Selatan
5412
Bandar Lampung
5046
211
05-Apr-2025
210
05-Apr-2025
274
05-Apr-2025
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia