Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Meriah, Banyuwangi Ethno Carnival Angkat Tradisi dan Budaya di Banyuwangi
Lampungpro.co, 13-Nov-2017

1397

Share

Banyuwangi Ethno Carnival, Gunung Ijen, Menko PMK Puan Maharani dan Menteri Pariwisata Arief Yahya

BANYUWANGI (Lampungpro.com)-Parade busana kolosal, Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) berlangsung meriah, Sabtu (11/10).

Disaksikan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani dan Menteri Pariwisata Arief Yahya, ratusan talen ini membuktikan bahwa budaya dan potensi lokal bisa diangkat menjadi sebuah seni kreatif modern.

Yang membuat berbeda adalah, BEC ini semua dikelola dan dibuat oleh masyarakat Banyuwangi. Dari Sanggar, pemusik, penari hingga panitia pelaksana semua dari masyarakat Banyuwangi. Itu perbedaan Karnaval BEC dengan yang lain, kami sangat bangga dengan acara ini, ujar Bupati Banyuwangi Azwar Anas dalam sambutannya.

Lebih lanjut Bupati mengatakan, masyarakat Banyuwangi juga tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Pariwisata yang terus ikut mendukung berbagai festival yang saat ini sangat konsisten dilaksanakan di Banyuwangi.

Terima kasih kepada bapak Menteri Pariwisata Arief Yahya atas keperduliannya, perhatiaannya. Sebelum jadi Menteri bahkan saat menjadi Direktur Telkom, bapak Menteri sangat perduli dan terus mendukung Banyuwangi, kata Bupati Anas.

Sekadar informasi, BEC menghadirkan 160 busana adikarya desainer lokal yang pada tahun ini mengangkat tema Majestic Ijen, yang terinspirasi dari keindahan Gunung Ijen Banyuwangi. Pesona Ijen yang berupa blue fire atau api biru, belerang dan landscape yang mengelilinginya dituangkan dalam kanvas busana nan megah oleh para desainer lokal kebanggaan daerah.

"Penyelenggaraan Banyuwangi Ethno Carnival yang mengangkat kebudayaan lokal membuktikan jika BEC menjadi sebuah etalase seni yang patut diapresiasi, kata Menko Puan saat membuka BEC 2017 disambut dengan tepuk tangan meriah.

Sejak penyelenggaraannya yang pertama BEC konsisten untuk mengangkat kearifan lokal baik tradisi maupun budaya sebagai temanya sekaligus jadi pembeda even ini dengan even serupa di berbagai daerah lainnya.

1 2 3 4

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya

Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved