Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Omah Kecebong Tawarkan Bermain Lumpur di Pedesaan
Lampungpro.co, 01-Jul-2017

1424

Share

SLEMAN (Lampungpro.com)-Kenangan masa kecil mantan Presiden AS Barack Obama terhadap Indonesia adalah bermain lumpur di sawah. Hal itu membuat sejak 23 Juni lalu Obama bersama keluarga menuju Jogja. Akankah Obama "bermain" lumpur di sawah saat di Jogja? Di mana tempat "bermain lumpur" yang asyik di Jogja?

Salah satu tempat asyik bermain lumpur di sawah adalah Omah Kecebong. Omah Kecebong adalah Rumah Budaya dengan guest house, resto tradisional, serta kebun hortikultura ini berlokasi kawasan Sendari, Sleman. Di tempat ini, Anda bisa menikmati berbagai permainan tradisional serta kehidupan khas pedesaan. Omah Kecebong menempati lahan seluas 1,2 hektare. Salah satu bagian berupa persawahan.

"Sawah ini biasa dipakai para tamu atau wisatawan yang berkunjung ke sini. Anak-anak sekolah paling seneng bermain lumpur saat mengenal cara bercocok tanam. Wisatawan asing juga," ujar Hasan, pemilik Omah Kecebong.

Para tamu yang berkunjung ke Omah Kecebong, begitu sampai lokasi akan mendapati suasana hijau persawahan. Bisa berfoto-foto di tengah sawah. Sebuah spot foto, berupa "jembatan kayu" disediakan "membelah" tanaman padi di sawah itu. Sehingga yang hanya sekadar berfoto, alas kakinya tidak akan kotor. Padahal pada hasil fotonya benar-benar terlihat di tengah-tengah sawah.

Suasana desa juga sangat terasa di dalam bangunan dan interior homestay untuk tamu menginap serta restoran. Bangunan-bangunannya terbuat dari gebyok kayu jati dan joglo atau limasan kuno (lawasan).

Tidak hanya itu, aneka alat permainan tradisional khas desa juga tersedia di Omah Kecebong. Ada egrang, bakiak atau terompah panjang, ayunan kayu dan sebagainya. Seperangkat gamelan Jawa juga tersedia. Tersedia juga layanan gerobak sapi. "Kami bisa menyediakan puluhan gerobak sapi. Kami punya komunitas gerobak sapi di sekitar wilayah sini," ujar Hasan yang pernah didatangi Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya itu.

Pernah satu waktu, seorang karyawati sebuah perusahaan menelepon Hasan. Ia meminta disediakan 20 gerobag sapi karena akan berkunjung dengan teman-teman satu kantor. Rupanya, mereka hanya ingin berfoto-foto di atas gerobag dengan mengenakan pakaian tradisional. "Jadi, mereka ingin bernostalgia sebagai perempuan desa masa lalu. Pagi-pagi mereka berkeliling kampung dengan gerobag dan pakaian tradisionalnya," kata Hasan.

Sejumlah tamu instansi penting pernah berkunjung ke Omah Kecebong. Ada rombongan dari Kejaksaan Agung yang dipimpin oleh Jaksa Agung. Ada pula rombongan biksu dari berbagai tempat. Mereka begitu menikmati suasana dan sajian makanan khas Omah Kecebong. Salah satu menu khas Omah Kecebong adalah sayur lompong. Menu sayur khas lainnya adalah oseng Mbang Kates (daun pepaya), oseng tempe, bakmi Jawa dan sayur lodeh. Ada pula menu lainnya.

1 2 3

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Lampung Dipimpin Mirza-Jihan: Selamat Bertugas, "Mulai dari...

Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...

16270


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved