Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Pacitan Sukses Pecahkan Rekor MURI Tumpeng Tiwul Raksasa
Lampungpro.co, 21-Aug-2017

1557

Share

PACITAN (Lampungpro.com)-Tahun ini, gelaran Hello Pacitan 2017 untuk menyambut HUT Kemerdekaan RI ke-72 kembali memecahkan rekor Dunia yang tercatat dalam Musium Rekor Dunia Indonesia (MURI), untuk salah satu rangkaian even Hello Pacitan 2017, yaitu Tumpeng Tiwul Raksasa.

Tahu Tiwul khan? Makanan yang terbuat dari singkong yang bentuknya kayak nasi. Tiwul memang dari jaman dulu udah dikonsumsi sama masyarakat di daerah, terutama penghasil singkong. Penduduk Pegunungan Kidul (Pacitan, Wonogiri, Gunung Kidul) dikenal mengonsumsi jenis makanan ini sehari-hari.

Dulunya dikenal sebagai makanan ndeso, buat warga miskin. Tapi kini seiring kesejahteraan masyarakat meningkat, tiwul menjadi barang mewah, kalau kangen tiwul sehari hari banyak dijual pedagang di sejumlah tempat wisata di sepanjang bibir pantai sepanjang Kota Pacitan Tumpeng Tiwul Raksasa yang dibuat oleh sekitar 274 orang dari 39 grup.

Termasuk pendekor, pemadat tumpeng dan koordinator, menghabiskan tepung terigu 300 kg dan singkong 2000 kg, air tangki berisi 5000 liter. Untuk memasaknya, menghabiskan 160 tabung gas berukuran tiga kilogram untuk memasak selama delapan jam.

Tumpeng tiwul ini memiliki ketinggian sekitar 5,4 meter dan diameter empat meter ini tercatat dengan nomor 8050/R.MURI/VIII/2017. Di bagian bawah tumpeng, ada berbagai sayuran dan lauk berupa ikan, tahu, tempe, urap dan sayuran. Untuk jenis ikan yang disajikan yaitu ada 17 jenis ikan hasil laut Pacitan yang memiliki arti tanggal 17 atau hari kemerdekaan Republik Indonesia.

Selain terdapat berbagai lauk dan sayuran, juga ada tumpeng tiwul berukuran kecil sebanyak 45 buah. Jumlah 45 tumpeng kecil itu dimaknai sebagai tahun kemerdekaan yaitu 1945. Sehingga komponen dalam tumpeng tiwul jumbo ini memiliki arti Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yaitu tanggal 17 Agustus 1945.

"Momennya pas, bersamaan dengan kejuaraan Surfing tingkat internasional yang diikuti 48 peserta dari 12 negara. Ini satu rangkaian kegiatan Hello Pacitan 2017," kata Kepala Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga Pacitan, Endang Surjasari.

Dengan berhasilnya mencatatkan Rekor Dunia MURI ini, juga mencatatkan rekor Kota Pacitan sebagai raja Rekor Dunia, karena memang banyak penghargaan rekor Dunia yang telah berhasil diperoleh.

1 2 3

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Lampung Dipimpin Mirza-Jihan: Selamat Bertugas, "Mulai dari...

Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...

16876


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved