Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Pastikan Stok Tercukupi, Gubernur Lampung Intruksikan Perketat Awasi Bahan Pokok Jelang Ramadan
Lampungpro.co, 10-Feb-2026

Febri 289

Share

Gubernur Lampung Bersama Forkopimda | Lampungpro.co/Dok Kominfo

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co): Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menginstruksikan seluruh jajarannya untuk memperketat pengawasan distribusi bahan pokok, menjelang Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah atau 2026 Masehi.

Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal mengatakan, pihaknya turut menekankan agar inflasi dapat terkendali, sehingga daya beli masyarakat tetap terjaga di tengah lonjakan konsumsi tahunan.

Gubernur Lampung juga menyoroti berulang setiap tahun, di mana semangat ibadah masyarakat di bulan Ramadan, selalu dibarengi dengan peningkatan konsumsi. Kenaikan permintaan ini, kerap memicu lonjakan harga jika tidak diantisipasi dengan pasokan yang tepat.

"Kelihatannya cuma naik Rp5-10 ribu, tapi kalau cabai naik Rp10 ribu dikali 9,5 juta penduduk yang makan, itu nilainya puluhan hingga ratusan miliar rupiah, yang diambil dari kantong masyarakat," kata Rahmat Mirzani Djausal saat memimpin High Level Meeting (HLM) Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Lampung, Selasa (10/2/2026).

Gubernur juga mencontohkan komoditas daging ayam yang konsumsinya mencapai 3-4 juta ekor per bulan di Lampung. Jika harga naik sedikit saja, maka akumulasi biaya yang harus dikeluarkan masyarakat menjadi sangat besar, dan mengurangi alokasi untuk kebutuhan lain seperti pendidikan.

Sebagai daerah penghasil pangan, Gubernur Lampung menegaskan, stabilitas harga di Lampung harus diprioritaskan menggunakan pasokan lokal. Ia meminta dinas terkait, untuk memastikan produksi beras, cabai, bawang, daging, dan telur aman hingga pasca Lebaran Idulfitri tahun ini.

"Prioritasnya adalah komoditas yang ada di Lampung, jadi strategi kamj adalah menjaga pasokan stabil, dengan memprioritaskan pasokan dari dalam daerah, baru dibawa dari luar jika kurang," tegas Rahmat Mirzani Djausal.

Gubernur juga mengingatkan, agar Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Lampung tidak hanya bekerja reaktif seperti pemadam kebakaran.

1 2 3

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya

Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved