Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Pemkot Bukittinggi Dorong Tumbuhnya Desa Wisata Andalan
Lampungpro.co, 19-Feb-2018

Lukman Hakim 1552

Share

Berita Lampung, Portal Berita Lampung, Berita Lampung Terkini, Berita Daerah Lampung, Web Berita Lampung, Berita Nasional Terkini, Berita Kuliner, Berita Kuliner Lampung, Portal Berita Lampung Terkini, Portal Berita Pariwisata Lampung, Portal Berita Pariwisata Nasional, Portal Berita HPN, Portal Berita Asian Games

PADANG (Lampungpro.com): Pemerintah Kota Bukittinggi terus mendorong tumbuhnya desa wisata berbasis masyarakat sebagai bagian program pariwisata andalan. Sejumlah masalah yang menjadi perhatian adalah bagaimana mengembangkan dan membenahi desa wisata di tiga kelurahan yang ada di Bukittinggi.

Menurut Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kayukubu, Guguk Panjang, Bukittinggi, Eril Anwar, pembenahan dan pengembangan desa wisata yang ada di Bukittinggi idealnya harus bisa meningkatkan perekonomian warga di desa wisata. Program di desa wisata hendaknya berbasis masyarakat untuk peningkatan ekonomi masyarakat di lokasi yang menjadi desa wisata, kata Eril kepada Halal Lifestyle (Grup Lampungpro.com), Minggu (18/2/2018).    

Kelurahan Kayukubu, yang menjadi salah satu desa wisata andalan di Kota Bukittinggi juga sudah menyiapkan sejumlah program untuk pengembangan pariwisata. Saat ini sedang dibahas rencana membuat Kampuang Minangkabau di Ngarai Sianok, kata Eril.

Ngarai Sianok sendiri berada dalam wilayah Kayukubu dan semakin pesat pertumbuhan kawasan wisatanya. Banyak objek wisata baru yang dibangun dengan swadaya masyarakat dan dukungan Pemkot. Selain itu, yang sudah masuk dalam pembicaraan adalah pengembangan wisata sawah di Ngarai Sianok. Rencananya akan dikembangkan wisata tempo dulu di sawah dengan kegiatan menanam dan memanen serta makan bersama bagi para wisatawan, kata Eril.    

Untuk itu, kata Eril, perlu kerja sama kelompok masyarakat yang terlibat di dalamnya. Termasuk komunitas Desa Wisata Kayukubu, Kelompok Sadar Wisata Ngarai Gaduang, dan pelaku wisata Monyet Ngarai.

Eril menambahkan, selain Kelurahan Kayukubu, ada dua kelurahan lain di Bukittinggi yang juga mengembangkan desa wisata. Bukik Apik Puhun dengan andalannya kopi khas Bukittinggi Bukik Apik, dan Kelurahan Manggih Gantiang sebagai sentra kuliner andalan camilan terkenal Karupuak Sanjai.

Sebelumnya, Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias mengatakan pembenahan dan pengembangan kawasan wisata di Bukittinggi, menjadi salah satu prioritas Pemerintah Kota, untuk memberi kenyamanan pada wisatawan. (**/PRO2)     

 

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Lampung Dipimpin Mirza-Jihan: Selamat Bertugas, "Mulai dari...

Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...

17195


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved