BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co): Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung bersama TP PKK Lampung, terus memperkuat komitmen dalam mewujudkan lingkungan pendidikan yang aman, inklusif, dan ramah bagi anak melalui penguatan program Sekolah Ramah Anak (SRA).
Komitmen tersebut, diwujudkan melalui penandatanganan perjanjian kerja sama antara SMA Fransiskus Bandar Lampung dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Lampung, yang berlangsung di Auditorium SMA Fransiskus Bandar Lampung, Kamis (16/4/2026).
Kerja sama ini, meliputi pemanfaatan layanan Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) Pinggungan Sebuai Lampung serta penyelenggaraan Sekolah Ramah Anak. Dalam kesempatan tersebut, Dinas PPPA Lampung juga menyerahkan secara simbolis panduan apel tematik jenjang SMA/SMK sederajat, sebagai bentuk dukungan implementasi SRA di satuan pendidikan.
Sebagai bentuk wujud komitmen terhadap SRA, dibacakan deklarasi Sekolah Ramah Anak yang dipimpin Kepala SMA Fransiskus Bandar Lampung, M. Elfrida, diikuti pendidik, tenaga kependidikan, dan peserta didik yang hadir dalam kegiatan tersebut, dan dilanjutkan dengan penandatanganan papan deklarasi Sekolah Ramah Anak sebagai simbol komitmen bersama seluruh pihak.
Ketua TP PKK Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza mengatakan, deklarasi Sekolah Ramah Anak ini, merupakan langkah strategis dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang menjamin pemenuhan hak dan perlindungan anak.
"Sekolah Ramah Anak bukan sekadar program, tapi jug komitmen bersama untuk menghadirkan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, inklusif, serta bebas dari kekerasan dan diskriminasi," kata Purnama Wulan Sari Mirza.
Menurutnya, keberhasilan implementasi SRA memerlukan sinergi seluruh pihak, mulai dari pemerintah, satuan pendidikan, orang tua, hingga masyarakat.
"Peran orang tua sangat penting dalam membentuk karakter anak. Pendidikan tidak hanya berlangsung di sekolah, tapi juga di lingkungan keluarga, sehingga kolaborasi ini menjadi kunci utama dalam mewujudkan Sekolah Ramah Anak," ujar Purnama Wulan Sari Mirza.
Ketua TP PKK Lampung juga turut menekankan pentingnya peran aktif peserta didik, sebagai subjek utama dalam implementasi SRA.
Ia juga mengajak para siswa untuk membangun pergaulan yang sehat, menjunjung tinggi sikap saling menghargai, serta berani menjadi pelopor dan pelapor dalam menciptakan lingkungan sekolah yang positif.
Pemprov Lampung terus mendorong percepatan terwujudnya Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA), salah satunya melalui penguatan Sekolah Ramah Anak di seluruh satuan pendidikan.
"Kami berharap SMA Fransiskus Bandar Lampung dapat menjadi role model dan menginspirasi sekolah lain di Lampung, dalam mengimplementasikan Sekolah Ramah Anak secara berkelanjutan," harapnya.
Kegiatan ini juga melibatkan orang tua siswa sebagai bagian dari penguatan komitmen bersama serta dimeriahkan dengan penampilan ekstrakurikuler siswa-siswi SMA Fransiskus Bandar Lampung. (***)
Editor : Febri Arianto
Berikan Komentar
Lampung Timur
582
Bandar Lampung
628
154
17-Apr-2026
170
17-Apr-2026
183
17-Apr-2026
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia