Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Penelitian Dosen Polinela Ungkap Risiko Hipertensi dan Obesitas pada Pekerja Industri Tapioka
Lampungpro.co, 16-Sep-2026

Sandy 317

Share

Tim peneliti dosen Polinela saat melakukan penelitian terhadap pekerja industri pengolahan tapioka mengalami hipertensi | LAMPUNGPRO.CO

LAMPUNG TIMUR (Lampungpro.co) : Bekerja setiap hari dengan tuntutan produksi yang tinggi ternyata tidak otomatis membuat pekerja terbebas dari berbagai persoalan kesehatan. Penelitian tim dosen Politeknik Negeri Lampung (Polinela) menemukan sebanyak 42,6 persen pekerja industri pengolahan tapioka mengalami hipertensi.

Temuan tersebut menunjukkan bahwa kesehatan pekerja tidak cukup hanya diukur dari kemampuan menjalankan pekerjaan secara fisik. Kondisi gizi, tekanan darah, riwayat kesehatan, hingga pola aktivitas pekerja juga menjadi bagian yang perlu diperhatikan dalam menjaga kesehatan jangka panjang.

Penelitian tersebut dilakukan tim dosen Polinela yang terdiri dari dr. Firdawati, M.K.M., Andra Vidyarini, S.Gz., M.Si., dan Yunilla Prabandari, S.Gz., M.Gizi. Penelitian itu mengangkat tema “Analisis Faktor Gizi Kerja terhadap Risiko Penyakit Tidak Menular pada Pekerja Industri Pengolahan Tapioka.”

Dalam penelitian terhadap 61 pekerja industri pengolahan tapioka tersebut, selain menemukan angka hipertensi yang cukup tinggi, tim peneliti juga mencatat 39,3 persen pekerja berada dalam kategori overweight atau obesitas.

Sementara itu, pekerja yang masuk kategori obesitas tercatat mencapai 29,5 persen. Data tersebut menjadi perhatian karena kelebihan berat badan dan obesitas merupakan kondisi yang dapat berkaitan dengan berbagai risiko penyakit tidak menular (PTM).

Tim peneliti menilai kondisi tersebut memperlihatkan bahwa aspek gizi kerja perlu mendapat tempat yang lebih besar dalam program kesehatan pekerja. Kemampuan seseorang menjalankan pekerjaan tidak serta-merta menunjukkan bahwa kondisi kesehatannya berada dalam keadaan optimal.

“Kesehatan pekerja tidak cukup hanya dilihat dari kemampuan mereka menjalankan pekerjaan. Status gizi, tekanan darah, riwayat kesehatan, dan aktivitas fisik juga perlu diperhatikan karena semuanya berkaitan dengan kesehatan jangka panjang pekerja,” demikian perspektif tim peneliti terhadap hasil penelitian tersebut.

Pekerjaan dan Risiko Kesehatan Saling Berkaitan

1 2 3 4 5 6 7

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Gabah Dilarang Keluar, Tapi Mengapa Masih Bisa...

Mengapa pembeli dari luar Lampung mampu menawarkan harga gabah...

7162


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved