Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Penerbangan Haji Langsung dari Lampung Terkendala Hibah Tanah Milik Pemprov
Lampungpro.co, 08-Oct-2019

Amiruddin Sormin 819

Share

Apron dan parking stand Bandara Radin Inten II Lampung. LAMPUNGPRO.CO/AMIRUDDIN SORMIN

NATAR (Lampungpro.co): Penerbangan haji langsung dari Bandara Internasional Radin Inten II Lampung menuju Tanah Suci, masih terkendala tanah yang belum dihibahkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung. Tanah hibah ini diperlukan sebagai areal air strip selebar 150 meter agar pesawat berbadan lebar aman mendarat.

Menurut Kepala Unit Pelayanan Bandar Udara (UPBU) Radin Inten II, Asep Kosasih Samapta, pesawat pengangkut jemaah haji setipe A 330 memerlukan area selebar 150 meter dari as landasan. "Pilot pesawat berbadan lebar tidak akan mau mendarat jika air strip tidak ada. Lebar landasan yang ada sekarang sangat mepet ke pagar, sehingga amat riskan bagi pesawat untuk melakukan manuver," kata Asep Kosasih Samapta kepada Lampungpro.co, di Natar, Lampung Selatan, Senin (7/10/2019).

Dari sisi panjang landasan, kata Asep, Bandara Radin Inten II yang memiliki panjang 3.000 meter cukup untuk pesawat angkutan haji. Jika Pemprov Lampung menghibahkan 150 meter tanah yang ada di sisi landasan, pihaknya segera memindahkan pagar pembatas agar Bandara Radin Inten II memiliki air strip yang aman. 

"Jika tanah dihibahkan, pagar yang ada tinggal digeser dan butuh waktu sekitar satu bulan menggesernya. Sehingga, kami bisa laporkan ke pusat, Bandara Radin Inten II kini memiliki air strip untuk pendaratan pesawat berbadan lebar," kata Asep.

Fasilitas Bandara Radin Inten II untuk penerbangan haji, menurut Asep, sudah lengkap. Ada parking stand dan turning (putaran) yang bisa dipakai pesawat berbadan lebar. Namun, dengan tidak adanya air strip, pilot tidak akan mau mendarat karena sayap pesawat terlalu dekat dengan pagar. 

Pihaknya berharap pada 2020 penerbangan haji bisa langsung dari Lampung. Tidak lagi menjadi embarkasi antara seperti selama ini. "Dari sisi bandara, penerbangan haji sudah siap. Tinggal bagaimana meyakinkan internasional dengan memuluainya dengan penerbangan umrah," kata Asep. (PRO1) 
 

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Lampung Dipimpin Mirza-Jihan: Selamat Bertugas, "Mulai dari...

Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...

16470


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved