Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Peserta Wisata Rohani Meninggal Diperjalanan, Ini Penjelasan dari Disdikbud Bandar Lampung
Lampungpro.co, 16-Jan-2026

Sandy 243

Share

Rombongan Wisata Rohani saat di Masjid Aljabbar, Bandung || LAMPUNGPRO.CO/Ist

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co) : Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bandar Lampung menegaskan bahwa kegiatan yang diikuti oleh Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Bandar Lampung bukanlah kegiatan perjalanan biasa, melainkan wisata rohani sebagai bentuk apresiasi Pemerintah Kota terhadap para guru.

Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Kabiddikdas) Disdikbud Kota Bandar Lampung, Mulyadi Syukri, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut digelar dalam rangka peringatan Hari Guru, meski baru dapat terlaksana belakangan.

“Itu bukan healing-healing, melainkan wisata rohani. Ini bentuk apresiasi Wali Kota kepada PGRI yang telah banyak berbuat untuk dunia pendidikan di Kota Bandar Lampung,” ujar Mulyadi, Jumat (16/1/2026).

Ia menegaskan, keikutsertaan guru dalam kegiatan tersebut bersifat sukarela dan tidak ada unsur pemaksaan. Bahkan, kata dia, tidak semua guru ikut dalam agenda tersebut.

“Tidak ada kewajiban. Banyak juga yang tidak ikut. Jadi tidak benar kalau dikatakan dipaksakan,” tegasnya.

Mulyadi menjelaskan, tujuan utama kegiatan tersebut adalah wisata rohani ke Kota Bandung, dengan agenda utama berkunjung ke Masjid Al Jabbar. Para peserta diberi kesempatan untuk mengikuti rangkaian ibadah, mulai dari salat Subuh, kuliah atau ceramah Subuh, hingga salat Duha.

Terkait meninggalnya Erdaningsih, Kepala SDN 5 Sumber Rejo, Mulyadi menyebut peristiwa tersebut sebagai musibah dan takdir Allah Yang Maha Esa.

“Itu musibah. Menurut keterangan suaminya, almarhumah justru sangat bersemangat mengikuti kegiatan ini sejak jauh hari. Jadi jangan disebut kegiatan ini memakan korban, karena ajal adalah kehendak Allah,” kata Mulyadi.

Ia juga menambahkan, PGRI Kota Bandar Lampung bergerak cepat saat kondisi darurat terjadi. Ketua PGRI Kota Bandar Lampung langsung menuju Kalianda untuk mencari rumah sakit terdekat, namun almarhumah menghembuskan napas terakhir dalam perjalanan.

“Keluarga sudah menerima dengan ikhlas dan tidak menyalahkan siapa pun. Bahkan keluarga menyampaikan terima kasih kepada PGRI dan Pemkot Bandar Lampung karena penanganan dilakukan dengan cepat, mulai dari rumah sakit, proses pemulasaraan jenazah, hingga penyediaan ambulans,” pungkas Mulyadi. (***)

Editor:Sandy

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya

Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved