“Terbitnya izin ini merupakan momentum penting bagi Polinela untuk terus berkembang dan berkontribusi dalam mencetak lulusan yang unggul, profesional, serta memiliki kompetensi klinis yang kuat. Kami berkomitmen menghadirkan proses pembelajaran yang adaptif, berbasis praktik, dan selaras dengan perkembangan ilmu pengetahuan serta teknologi,” ujar Dwi Puji Hartono.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa kehadiran Prodi Gizi Klinis merupakan respons nyata terhadap meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya peran gizi dalam pencegahan dan penanganan berbagai penyakit, mulai dari malnutrisi hingga penyakit tidak menular seperti diabetes dan hipertensi.
Dengan pendekatan berbasis evidence-based practice, lulusan diharapkan mampu memberikan intervensi gizi yang tepat, baik di rumah sakit, puskesmas, maupun lingkungan komunitas.
Senada dengan hal tersebut, Wakil Direktur Bidang Akademik, Didik Kuswadi, S.T.P., M.Si. menekankan bahwa tenaga gizi klinis memiliki posisi strategis dalam sistem layanan kesehatan modern. Menurutnya, integrasi antara ilmu gizi, praktik klinis, dan teknologi kesehatan menjadi kunci dalam menghasilkan lulusan yang kompeten.
Berikan Komentar
Mengapa pembeli dari luar Lampung mampu menawarkan harga gabah...
7315
Polinela
555
Bandar Lampung
952
Bandar Lampung
995
255
16-Sep-2026
229
16-Sep-2026
228
16-Sep-2026
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia