Selain itu, kesiapan armada pengangkut harus menjadi perhatian. Kekurangan kendaraan, seperti truk pengangkut sampah dan truck compactor, perlu segera diidentifikasi agar pasokan sampah ke fasilitas PSEL tetap terjaga.
Asisten Deputi Ekonomi Sirkular dan Dampak Lingkungan Kementerian Koordinator Bidang Pangan Rofi Al Hanif mengatakan pemerintah pusat siap membantu mempercepat perizinan dan menyelesaikan berbagai kendala pembangunan.
Namun, ia mengingatkan pemerintah daerah agar memastikan ketersediaan pasokan sampah setiap hari. Kepastian tersebut menjadi salah satu faktor penting agar fasilitas PSEL dapat beroperasi secara berkelanjutan.
"Kepastian pasokan sampah dari masing-masing kabupaten/kota sangat krusial agar operasional PSEL berjalan berkesinambungan. Kemenko Pangan siap berdiskusi dengan pemerintah daerah terkait kesiapan armada pengangkut, perhitungan kebutuhan logistik, hingga koordinasi dengan kementerian teknis seperti Kementerian Pekerjaan Umum dan Kementerian Lingkungan Hidup," jelas Rofi.
Melalui pembangunan PSEL Lampung Raya, pemerintah berharap pengelolaan sampah di Bandar Lampung, Lampung Selatan, dan Lampung Timur dapat dilakukan secara terpadu. Proyek ini juga diharapkan mendukung pemanfaatan sampah sebagai sumber energi listrik di Provinsi Lampung.
Berikan Komentar
Saya melepas mereka dengan bangga. Sayangnya, kebanggaan tidak otomatis...
630
261
02-Nov-2026
269
02-Nov-2026
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia