Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Ribuan Wisatawan Kunjungi Ritual Yadnya Kasada di Bromo
Lampungpro.co, 12-Jul-2017

1109

Share

PROBOLINGGO (Lampungpro.com)-Ritual adat yang sudah turun temurun di gelar suku tengger di kawah Gunung Bromo yakni perayaan Hari Raya Yadnya Kasada berhasil membuat ribuan wisatawan takjub.

Cuaca dingin mencapai 10 derajat celcius tidak menyurutkan para wisatawan datang untuk melihat perayaan tersebut. Arus kedatangan warga dari berbagai desa di sekitar kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru itu bertambah padat sejak sore menjelang malam.

Kedatangan ribuan orang tersebut baik wisatawan mancanegara (wisman) dan wisatawan nusantara (wisnus), terkait digelarnya Ritual Yadnya Kasada yang puncaknya jatuh pada Minggu (9/7) sampai Senin (10/7) sore.

Pihak Kementerian Pariwisata Kemenpar yang mendukung event Yadnya Kasada 2017 pun ikut sumringah. Ribuan wisman yang datang menyaksikan ritual budaya suku Tengger ini menjadi bukti kesuksesan acara tersebut.

"Sebelum Yadnya Kasada ada pre event Eksotika Bromo, itu menjadi atraksi tersendiri, sehingga membuat spending para wisman semakin lama. Yang biasanya 1-2 malam, saat ini menjadi 3-4 malam. Sekitar hampir 10 ribu wisatawan yang datang selama tiga hari. Data resminya masih menunggu dari TNBTS," ujar Deputi Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Esthy Reko Astuti, saat jumpa pers di Balai desa Ngadisari, Sukapura, Probolinggo, Minggu (9/7) lalu.

Tampak hadir pula saat jumpa pers, Wakil Bupati Probolinggo Timbul Prihanjoko, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Budaya Probolinggo Sidik Wijanarko, Kepala Dinas Pariwisata, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur Jarianto, Serta Sesepuh Masyarakat Tengger Supoyo.

Esthy juga mengungkapkan, event yang sudah menjadi agenda nasional ini, kedepannya harus dipersiapkan secara maksimal dan tetap melibatkan masyarakat dan komunitas setempat.

"Kegiatan tahunan ini dampaknya luar biasa bagi masyarakat. Sebaiknya waktu harus sudah pasti, untuk mempersiapkan dan mempromosikan jauh-jauh hari tidak hanya eventnya saja, tetapi Beyond Bromo juga diperhatikan seperti menjual paket-paket dan sebagainya. Sehingga dapat berdampak pada perekonomian warga Tengger yang berada di lereng gunung yang memiliki ketinggian 2.329 meter dari permukaan laut itu," katanya.

1 2 3

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya

Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved