Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

RSUDAM Lampung Siapkan Layanan Fertility Center, dari Konsultasi hingga Reproduksi Berbantu
Lampungpro.co, 05-Oct-2026

Sandy 307

Share

Flayer Klinik Fertilitas dan Senter di RSUD Abdul Moeloek | Lampungpro.co/Ist

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co) : RSUD Dr. H. Abdul Moeloek (RSUDAM) Provinsi Lampung terus mengembangkan layanan kesehatan yang terintegrasi dan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Salah satu layanan yang kini tengah dipersiapkan yakni Klinik Fertilitas atau Fertility Center.

Layanan tersebut dirancang untuk memberikan pelayanan komprehensif bagi pasangan yang membutuhkan pemeriksaan maupun penanganan terkait masalah fertilitas. Pengembangannya menjadi bagian dari diversifikasi layanan RSUDAM di bawah kepemimpinan Direktur RSUD Dr. H. Abdul Moeloek, dr. Imam Ghozali, Sp.An., KMN., M.Kes., Sabtu (3/10/2026).

Pengembangan Fertility Center dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan kebutuhan pasien serta kesiapan sumber daya manusia, sarana prasarana, sistem pelayanan, hingga pemanfaatan teknologi kesehatan.

Berdasarkan roadmap pengembangan layanan RSUDAM, Fertility Center tidak hanya diarahkan untuk menyediakan layanan fertilitas dasar. Ke depan, layanan ini diproyeksikan berkembang menuju teknologi reproduksi berbantu dan terintegrasi dengan sejumlah layanan kesehatan perempuan lainnya.

Layanan tersebut mencakup penanganan gangguan haid dan menopause, endometriosis, hingga Minimally Invasive Gynecology.

Dikembangkan Bertahap Sesuai Kebutuhan Pasien

Dalam konsep pelayanan yang disiapkan, pasien akan memulai proses melalui konsultasi dan evaluasi awal. Selanjutnya, pemeriksaan dilakukan secara bertahap, mulai dari pemeriksaan dasar hingga pemeriksaan lanjutan berdasarkan kondisi dan indikasi medis.

Sejumlah layanan yang dipersiapkan antara lain konsultasi fertilitas, pemeriksaan ginekologi, USG transvaginal, pemeriksaan dan analisis sperma, serta pemeriksaan penunjang lainnya.

Setelah seluruh rangkaian evaluasi dilakukan, pasien akan mendapatkan pilihan penatalaksanaan yang disesuaikan dengan hasil pemeriksaan dan kebutuhan medis masing-masing.

Dalam pengembangan teknologi reproduksi berbantu, roadmap RSUDAM mencakup sejumlah tahapan, mulai dari natural cycle, Intrauterine Insemination (IUI), hingga pengembangan menuju In Vitro Fertilization (IVF).

Pengembangan tersebut tidak dilakukan sekaligus. Setiap layanan akan dipersiapkan secara bertahap dengan mempertimbangkan kesiapan fasilitas, kompetensi tenaga kesehatan, sistem pelayanan, serta ketentuan dan indikasi medis yang berlaku.

IUI Disiapkan sebagai Bagian Pengembangan Awal

Sebagai bagian dari persiapan layanan reproduksi berbantu, RSUDAM telah menyusun alur pelayanan Intrauterine Insemination (IUI).

Alur pelayanan tersebut meliputi pendaftaran, edukasi pasien, konsultasi, proses stimulasi dan monitoring, preparasi sperma, pelaksanaan tindakan, observasi setelah tindakan, hingga dokumentasi pelayanan.

IUI merupakan salah satu prosedur reproduksi berbantu dengan memasukkan sperma yang telah melalui proses preparasi ke dalam rahim menggunakan kateter khusus. Pelaksanaannya dilakukan pada waktu yang disesuaikan dengan proses ovulasi.

Dalam setiap tahapan, aspek keselamatan pasien menjadi perhatian utama. RSUDAM juga menempatkan ketepatan identitas pasien, edukasi, privasi, serta kelengkapan dokumentasi sebagai bagian penting dalam pelaksanaan layanan.

Pasien nantinya akan mendapatkan informasi mengenai tahapan pelayanan, persiapan sebelum tindakan, proses pelaksanaan hingga tindak lanjut setelah prosedur dilakukan.

Libatkan Tim Multidisiplin

Pengembangan Fertility Center juga disiapkan dengan dukungan tim multidisiplin. Tim tersebut melibatkan dokter spesialis obstetri dan ginekologi, subspesialis Fertilitas Endokrinologi Reproduksi (FER), perawat, tenaga laboratorium dan andrologi, tenaga administrasi, serta unit terkait lainnya.

Penguatan kompetensi sumber daya manusia menjadi bagian penting dalam pengembangan layanan. Pelatihan dan peningkatan kemampuan tenaga kesehatan akan dilakukan secara berkelanjutan sesuai kebutuhan layanan.

Dari sisi fasilitas, RSUDAM menyiapkan rancangan yang mencakup ruang konsultasi, ruang pemeriksaan dan monitoring, ruang tindakan, fasilitas operasi dasar, laboratorium andrologi dan embriologi, serta sejumlah fasilitas pendukung lainnya sesuai tahapan pengembangan.

Selain sarana fisik, sistem informasi pasien yang terintegrasi dengan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) juga direncanakan untuk mendukung pencatatan dan pelaporan pelayanan.

Sistem tersebut sekaligus diarahkan untuk memperkuat keamanan data pasien serta memastikan kesinambungan pelayanan dari proses pemeriksaan hingga tindak lanjut.

Menuju Ekosistem Layanan Kesehatan Reproduksi

RSUDAM memproyeksikan Fertility Center sebagai salah satu bagian dari penguatan ekosistem layanan kesehatan reproduksi dan kesehatan perempuan di rumah sakit tersebut.

Pengembangan tidak hanya berfokus pada persoalan fertilitas, tetapi juga diarahkan untuk memperkuat layanan gangguan haid dan menopause, serta Center Endometriosis dan Minimally Invasive Gynecology.

Dengan pengembangan tersebut, pasien diharapkan dapat memperoleh alur pelayanan yang lebih terintegrasi, mulai dari asesmen awal, pemeriksaan, penatalaksanaan hingga pemantauan dan tindak lanjut.

Direktur RSUD Dr. H. Abdul Moeloek, dr. Imam Ghozali, Sp.An., KMN., M.Kes., bersama jajaran manajemen mendorong agar setiap pengembangan layanan dilakukan secara terencana dan bertahap.

Pengembangan tersebut tetap mengacu pada kebutuhan pasien serta kesiapan sumber daya manusia, sarana prasarana, sistem pelayanan, dan standar keselamatan yang berlaku.

Kehadiran Klinik Fertilitas dan pengembangan layanan kesehatan perempuan menjadi bagian dari upaya RSUDAM memperluas akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan reproduksi yang profesional, aman, privat, dan terintegrasi.

Melalui roadmap tersebut, RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung berupaya menghadirkan layanan kesehatan reproduksi yang semakin lengkap sekaligus memperkuat kesinambungan pelayanan bagi masyarakat Lampung. (***)

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Ketika Sekolah Jadi Mesin Setoran: Dana BOS,...

Seperti lilin. Memberi cahaya kepada orang lain, tetapi perlahan...

5315


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved