Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Senator Andi Surya: Indonesia Bisa Rebut Pasar Wisata Kapal Pesiar Eropa
Lampungpro.co, 23-Sep-2018

Amiruddin Sormin 1018

Share

MARSEILLE (Lampungpro.com): Anggota DPD RI Andi Surya mengatakan Indonesia dapat merebut pasar wisata kapal pesiar Eropa. Indonesia memiliki banyak titik destinasi wisata yang sangat artistik dan memiliki ciri khas tersendiri.

Menurut Andi, pemandangan, budaya dan adat istiadat, kuliner, dan souvenir unik melambangkan cita rasa seni lokal yang pasti disukai masyarakat turis eropa. Salah satunya di Provinsi Lampung. Lampung memiliki empat titik wisata yang pasti akan diminati yaitu pantai di Kabupaten Krui, Pesawaran Tanggamus, dan Bandar Lampung.

"Barangkali akan dapat menjadi pertimbangan klub pesiar eropa dalam menentukan kebijakan destinasi kapal pesiar," kata Andi usai bertemu Presiden Klub Kapal Pesiar Profence Marseille, Prancis, Jean Francois Suhas, Sabtu (22/9/2018).

Andi Surya dan beberapa Staf Komite 1 DPD RI bertemua Suhas dalam rangkaian muhibah ke Prancis. Kepada delegasi DPD RI, Suhas mengatakan merasa senang dengan kehadiran Senator Indonesia. "Ini menunjukkan potensi wisata Indonesia tergambar dari misi Bapak-Bapak berkunjung ke tempat kami ini," kata Suhas.

Dia mengatakan 20 tahun lalu Pelabuhan Marseille masih sepi. Hanya sekitar 3.000 turis dalam setahun. Seiring pertumbuhan dan pergeseran sikap wisata masyarakat Eropa, dalam setahun sekarang sudah meningkat secara cepat menjadi 2 juta turis.

Sebenarnya, kata Suhas, orang-orang kaya yang menggunakan kapal pesiar itu mulai jenuh dengan destinasi lama. Mereka membutuhkan destinasi baru, untuk itu Indonesia mempunyai peluang yang sangat besar di masa akan datang menjadi tujuan wisatawan kapal pesiar internasional.

Dia menyebutkan untuk menarik wisatawan kapal pesiar diperlukan standar pelayanan yang tinggi baik keamanan, kesehatan, kebersihan, akses infrastruktur, dan fasilitas lain termasuk bus yang digunakan untuk membawa wisatawan keliling kota. Lebih penting lagi adalah pelabuhan untuk sandar kapal pesiar harus memiliki standar internasional.

"Investasi infrastruktur untuk membuat daya tarik kapal pesiar cukup mahal. Namun dampak ekonominya sangat besar karena masing-masing wisatawan kapal pesiar bisa menghabiskan belanja antara 50 sd 500 Euro per orang per hari. Selain itu dampak ekonomi kehadiran kapal pesiar untuk kebutuhan logistik di dalam kapal terutama makanan dan kebutuhan lainnya dapat memperkuat ekonomi lokal," kata Suhas.

Andi Surya mengharapkan misi Presiden Klub Kapal Pesiar Marseille mencari destinasi wisata baru dapat memasukkan Indonesia khususnya Provinsi Lampung menjadi prioritas. Terkait infrastruktur pelahuhan tentu bisa dikomunikasikan dengan pemerintah daerah atau pihak-pihak swasta yang berminat membangun infrastruktur dalam skala bisnis yang saling menguntungkan. (PRO1)

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Lampung Dipimpin Mirza-Jihan: Selamat Bertugas, "Mulai dari...

Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...

16637


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved