Tabik puunnnnn......
Kalau ada yang berpendapat kini hadir pilar kelima demokrasi yakni netizen ada benarnya. Empat pilar yang selama ini diagung-agungkan sebagai penegak demokrasi yakni eksekutif, legislatif, yudikatif, dan pers, mulai diragukan, karena dalam kurun waktu lima tahun terakhir penyeimbang dari pilar itu lebih banyak diambil alih oleh netizen.
Begitulah ketika Tik Toker Bima lewat akun Awbimax Rebon mengunggah konten 'Alasan Kenapa Lampung Ga Maju-Maju' begitu menyita banyak perhatian hingga tembus 3 juta kali ditonton. Saya yang mengaku 25 tahun jadi jurnalis, tiba-tiba seperti dapat pukulan telak.
Kemana saya selama ini. Apa yang saya lakukan dengan unggahan video pendek jalan rusak dari ratusan netizen yang tiap hari berseliweran di media sosial (medsos).
Kerendahan hati jurnalis ketika berhadapan dengan fakta lapangan tiba-tiba lenyap dengan sebutan wartawan senior, ketua, ahli pers, dan sederet sebutan yang tak ada kaitannya dengan karya jurnalistik. Keberanian menempuh jalan sunyi dengan menyuarakan yang tak mampu bersuara tiba-tiba lenyap karena kerja sama, takut tak diundang, dikucilkan para pejabat, dimatikan rezekinya, dan tak masuk list jurnalis mitra penguasa.
Saya tak ubahnya jurnalis rilis, yang bangga masuk daftar rilis penguasa dan daftar undangan para penguasa Pada titik kehilangan jati diri inilah, saya berterima kasih pada Tim Toker Bima, mahasiswa asal Lampung Timur yang kuliah di Australia yang berani menyampaikan fakta lapangan ke meja perjamuan para penguasa, yang mungkin juga di tengah perjamuan itu ikut duduk para jurnalis.
Saya tak ingin membahas kualitas konten itu yang membuat seorang advokat justru melaporkan Bims ke polisi. Bagi saya, Bima dan ribuan netizen lain kini cepat atau lambat mulai mengambil alih peran para jurnalis sebagai agen informasi.
Kini memang situasinya belum mendukung netizen. Survei yang dilakukan Microsoft pada 2020 misalnya, masih menempatkan netizen Indonesia pada ranking kelima paling tidak sopan di dunia dan nomor satu paling tidak sopan di Asia Tenggara.
Berikan Komentar
Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...
22838
701
18-Apr-2025
345
17-Apr-2025
359
17-Apr-2025
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia