Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Tuan Rumah PON 2032, Pemprov Lampung Perkuat Koordinasi Siapkan Kelayakan Venue Lewat Visitasi KONI Pusat
Lampungpro.co, 16-Apr-2026

Febri 351

Share

Pemprov Lampung Saat Rakor Dengan Tim KONI Pusat | Ist/Lampungpro.co

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co): Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung bersama Tim Visitasi KONI Pusat dan KONI Lampung, menggelar rapat koordinasi (Rakor) terkait verifikasi dan validasi pencalonan Lampung sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) di tahun 2032, yang berlangsung di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur Lampung, Rabu (15/4/2026).

Rapat dipimpin oleh Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung Marindo Kurniawan, dihadiri Wakil Ketua Umum I KONI Pusat sekaligus Tim Verifikasi KONI Pusat Suwarno, beserta jajarannya, Ketua KONI Lampung Taufik Hidayat, serta dihadiri unsur Forkopimda, kepala daerah kabupaten/kota, dan perwakilan universitas negeri maupun swasta. 

Dalam suasana yang penuh semangat kolaborasi, berbagai pihak menyampaikan kesiapan serta langkah-langkah yang telah dilakukan. 

Dalam rapat tersebut, Tim Verifikasi KONI Pusat menekankan pentingnya kesiapan yang menyeluruh, tidak hanya dari sisi penyelenggaraan, tapi juga mencakup keberhasilan prestasi, tata kelola, hingga dampak ekonomi yang dapat dirasakan masyarakat.

Berbagai masukan yang disampaikan oleh tim KONI Pusat sangat banyak dan sangat bermanfaat, untuk ditindak lanjuti oleh KONI dan Pemprov Lampung.

Wakil Ketua Umum I KONI Pusat, Suwarno mengatakan, beberapa catatan terkait kompromi pengajuan venue cabang olahraga, salah satunya untuk beberapa cabang misalnya angkat berat dan cabang dari turunan Federasi Aero Sport Indonesia (FASI).

Dalam catatan Tim KONI pusat, cabang olahraga FASI yang dimasukkan Lampung hanya paralayang dan paramotor, sementara terjun payung, aero modeling, terjun payung, serta gantole belum ada kepastian.

"Kami ingin segera ada kepastian, sampai menunggu hasil evaluasi tim beberapa hari ke depan dalam visitasi ke Lampung, karena kami sudah selesai di Banten," kata Suwarno.

Menurut Suwarno, venue yang diajukan untuk ditinjau sekarang ini mungkin ada dua kategori, yakni venue yang sudah ada dan siap renovasi jika diperlukan, serta ada venue yang direncanakan.

"Kami paham keadaannya di daerah, maka ada kategori venue yang direncanakan ini seyogyanya dibuktikan dengan adanya perencanaan pembangunan yang signifikan, misalnya sport center dengan progres yang jelas," ujar Suwarno.

Suwarno menambahkan, dalam menilai sukses PON ada beberapa sudut pandang yang berbeda, antara KONI Pusat dan KONI daerah pelaksananya. Bagi KONI Pusat, PON dianggap sukses jika melahirkan banyak atlet yang mampu memecahkan rekor nasional, Asia, maupun dunia.

Suwarno pun menyarankan, mulai hari ini dan seterusnya, Lampung harus fokus untuk membentuk kontingen yang kuat, serta melangkah dengan program yang jelas dan terukur.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Lampung, Taufik Hidayat menjelaskan, Lampung bersama Banten telah memenuhi persyaratan pencalonan dan saat ini menjadi calon tunggal tuan rumah PON di tahun 2032.

"Seiring dengan hal tersebut, semangat kebersamaan antara Lampung dan Banten terus diperkuat, sebagai bentuk kesiapan bersama dalam mengemban amanah sebagai tuan rumah," jelas Taufik Hidayat.

Menurut Taufik, kolaborasi antar wilayah ini menjadi bagian penting dalam memastikan penyelenggaraan PON ke depan, agar dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat luas, baik dari sisi prestasi olahraga, maupun dampak pembangunan daerah.

Lampung sendiri, direncanakan akan menggelar 24 cabang olahraga yang tersebar di sejumlah kabupaten/kota, dengan dukungan venue dan fasilitas yang terus dipersiapkan secara bertahap, melalui sinergi berbagai pihak.

Sementara itu, Sekdaprov Lampung, Marindo Kurniawan mengungkapkan, pencalonan Lampung sebagai tuan rumah PON 2032 ini didukung oleh berbagai potensi daerah, baik dari sisi geografis, aksesibilitas, maupun fasilitas yang dimiliki.

"Di sisi lain, pemaparan dari perangkat daerah menunjukkan berbagai persiapan terus dilakukan secara bertahap, mulai dari koordinasi lintas wilayah, kesiapan sarana dan prasarana, hingga dukungan fasilitas penunjang guna memastikan penyelenggaraan berjalan optimal," ungkap Marindo Kurniawan. (***)

Editor : Febri Arianto

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya

Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved