Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Usung Tema Kembang Pepe, Festival Gandrung Sewu 2017 Bidik Rekor MURI
Lampungpro.co, 05-Oct-2017

1104

Share

Festival Gandrung Sewu, Banyuwangi, MURI, Wonderful Indonesia, Menteri Pariwisata Arief Yahya, Bupati Azwar Anas

BANYUWANGI (Lampungpro.com)-Kota pesisir pantai Jawa Timur, Banyuwangi bersiap menghelat event tari kolosal bertajuk Festival Gandrung Sewu 2017, Minggu, 8 Oktober 2017 mendatang. Festival ini mengambil tema Kembang Pepe. Berbeda dengan tema tahun lalu, Kembang Pepe menceritakan Gandrung melawan Belanda.

Festival tarian massal ini mendapat dukungan penuh dari Kementerian Pariwisata Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kemenpar. Deputi Pemasaran Pariwisata Nusantara Esthy Reko Astuti didampingi Kepala Bidang Promosi Wisata Budaya Kemenpar, Wawan Gunawan menjelaskan Festival Gandrung Sewu 2017 ini salah satu top event di Banyuwangi karena melibatkan banyak peserta, selain balap sepeda Tour de Banyuwangi-Ijen 2017.

Dia berharap, Festival Gandrung Sewu ini kembali menyabet rekor Museum Rekor Indonesia (MURI). Pada 2012, gelaran ini mendapat penghargaan dari MURI sebagai event dengan jumlah penari paling banyak, mencapai 1.047 penari.

Tetapi lebih dari itu, festival ini semakin mempopulerkan tarian gandrung Banyuwangi ke seluruh penjuru dunia. Ya tariannya, ya Banyuwanginya, ya Jawa Timurnya, dan Wonderful Indonesia-nya. Sertifikat rekor itu hanyalah akibat, penyebabnya adalah kreativitas masyarakat Banyuwangi yang luar biasa.

Frekuensi jumlah peserta harus meningkat tahun ini. Harapan saya, Gandrung Sewu 2017 kembali masuk rekor MURI dan menjadi daya tarik wisatawan nusantara maupun mancanegara," ujar Esthy yang juga diamini Wawan .

Bukan cuma meningkat dari segi peserta, tetapi juga dari penonton. Bila tercapai, maka event ini selalu meningkat dan bisa menjadi tolak ukur kesuksesan event ini dalam setiap tahun penyelenggaraan, ujar Wawan.

Lebih lanjut pria yang biasa disapa Kang Haji itu mengatakan, sektor pariwisata Banyuwangi menunjukkan perkembangan, mulai dari event, seni, budaya, alam, MICE, maupun atraksi .

Kementerian Pariwisata akan selalu mendukung setiap daerah dengan niat mengembangkan destinasi karena tidak semua daerah memiliki konsistensi itu. Banyuwangi bisa dibilang sudah berkembang untuk pariwisata, kata pria yang juga Ki Dalang Wayang Ajen itu.

1 2 3

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Lampung Dipimpin Mirza-Jihan: Selamat Bertugas, "Mulai dari...

Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...

16594


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved