Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Bangun-Bangun Jadi Gibran: Dracin di Peron MRT
Lampungpro.co, 03-Nov-2026

Asyihinpro 343

Share

Pemimpin Redaksi Lampungpro.co, Irwan One Ariefyanto

Ajudan masuk lagi. "Mas, masih ada kunjungan lapangan."

"Lho, belum selesai juga?! Saya belum makan siang, belum push rank, dan belum tahu ini negara apa!"

Ajudan terdiam. Mungkin baru kali itu ada Wakil Presiden yang hampir menangis karena belum sempat main gim.

Tiba-tiba badan saya bergoyang hebat. Saya kira gempa. Saya membuka mata.

Lho? Saya ternyata ketiduran di kursi peron MRT. Seorang petugas berdiri di depan saya sambil menahan tawa.

"Pak, kereta sudah tiga kali lewat. Bapak sakit? Ngoroknya kencang sekali, mirip mesin kereta diesel lama."

Saya usap muka cepat-cepat. Syukurlah, ini masih muka asli saya yang pas-pasan. Tidak ada ajudan, tidak ada map tebal, tidak ada rapat kabinet. Pinggang saya pun ternyata pegal bukan karena jabatan, melainkan karena tidur di bangku besi.

"Waduh, terlambat!"

Saya bergegas masuk ke gerbong yang baru datang, menikmati AC yang dinginnya luar biasa, lalu resmi kembali menjadi rakyat biasa.

Tapi satu pertanyaan masih mengganjal. Kalau sehari saja jadi Wapres membuat saya ingin membenahi begitu banyak hal, bagaimana dengan mereka yang memegang jabatan itu lima tahun penuh?

Mungkin yang perlu tukar jiwa bukan cuma Wakil Presidennya, melainkan seluruh pejabat. Biar mereka merasakan sendiri mahalnya beras, ruwetnya kemacetan, antrean BPJS dari subuh, dan perjuangan menghitung sisa saldo E-Wallet menjelang akhir bulan.

1 2 3 4 5 6 7 8

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
ANDI, FEBI, DAN UANG IURAN PGRI: GURU...

Febi: Sudah, minum dulu. Kopi saja ada ampasnya, masa...

261


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved