Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

China Bakal Bangun Rel Kereta Api Medan-Danau Toba
Lampungpro.co, 13-Jul-2017

1139

Share

MEDAN (Lampungpro.com)-Setelah investor Singapura yang berhasrat menanamkan modal ke sana, kini giliran investor dari Tiongkok yang tertarik membangun infrastruktur di kawasan yang bakal segera disulap menjadi satu dari 10 Bali Baru itu. Investasi yang bakal dibidik adalah pembangunan jalur kereta api menuju Danau Toba di Sumatera Utara.

"Investor China mau bangun railroad dari Medan sampai Danau Toba. Dia mau bangun infrastruktur. Saya pikir dia mau investasi kecil, dia bilang kami siap sampai USD 10 miliar," ujar Menko Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan terkaget-kaget.

Menko Maritim mengingatkan Investor China yang tertarik membangun jalur rel kereta dengan rute MedanKualanamuTebing TinggiPematangsiantar, hingga ke kawasan Danau Toba, bahwa investor harus mengikuti kebijakan dan aturan pemerintah RI. "Saya bilang, anda harus mengikuti rules of engagement Indonesia, tidak bisa kamu (investor dari manapun juga) yang atur," katanya.

Saat ini memang banyak investor asing yang akan menanamkan investasinya di Indonesia, khususnya di Danau Toba. Terlebih setelah Indonesia telah meraih investment grade dari Standards and Poor's (S&P) yang merupakan salab satu indikator sasaran berinvestasi. Akhir tahun lalu, Lima calon investor asal Rusia juga menyambangi Sumatera Utara untuk melakukan survei pembangunan jalur kereta di wilayah tersebut

"Investor mau masuk, ini berarti wilayah Danau Toba sangat strategis di mata Investor. Pemerintah memang telah melakukan berbagai perbaikan dalam kemudahan investasi, salah satunya dengan menyederhanakan peraturan, menerapkan transparansi dan cepat mengambil keputusan," katanya

Menteri Pariwisata Arief Yahya menambahkan bahwa pemerintah memang sudah memutuskan untuk membangun prasarana transportasi kereta api dari Medan ke Parapat tahun ini. Dana pembangunan prasarana kereta ke salah satu destinasi prioritas itu akan diambil dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) atau dengan dana investor

"Dana Investor masuk, maka dana APBN bisa digunakan untuk pemanfaatan yang lain," kata Menpar Arief Yahya

Dengan jalur kereta yang menghubungkan Medan ke Parapat, imbuh Arief Yahya, wisatawan hanya butuh waktu sekitar 3.5 jam untuk mencapai danau tersebut. Sementara jika menggunakan kendaraan pribadi atau bus umum, biasanya menghabiskan waktu sampai enam jam lamanya.

Untuk tahap awal, akan segera dibangun jalur yang menghubungkan Medan sampai Siantar yang memakan waktu tempuh 2,5 jam. "Kemudian dari Siantar ke Parapat sekitar satu jam," katanya

Sebelumnya, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre 1 Sumatera Utara juga siap mendukung program pemerintah dalam mengembangkan kawasan objek wisata Danau Toba. Jika proyek kereta api Medan-Parapat sepanjang 160 kilometer sudah terbentang, maka manajemen kereta api tinggal membangun rel dari Siantar ke Parapat, karena sebelumnya layanan kereta api hanya sampai Siantar. (*)

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Lampung Dipimpin Mirza-Jihan: Selamat Bertugas, "Mulai dari...

Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...

16852


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved