
Karena itu, pemantauan secara berkelanjutan diperlukan untuk memperoleh gambaran kondisi keamanan pangan secara lebih menyeluruh.
Penelitian tersebut diketuai drh. Luh Putu Nadya Santika, M.Sc., dengan anggota tim drh. Mettarani Dymia Euis Pefdini, M.Sc., dan Madiyan Sugesti, S.Pt., M.Pt.
Tim peneliti berharap hasil penelitian ini dapat memberikan informasi ilmiah mengenai kondisi keamanan daging ayam broiler yang beredar di pasar tradisional Bandar Lampung.
Selain itu, hasil penelitian diharapkan dapat menjadi salah satu rujukan bagi pemangku kepentingan dalam meningkatkan pengawasan keamanan pangan, khususnya produk asal hewan.
Data tersebut juga diharapkan dapat mendukung penyusunan kebijakan yang berkaitan dengan perlindungan kesehatan masyarakat serta mendorong peningkatan kesadaran pelaku usaha mengenai pentingnya penerapan higiene dan sanitasi.
Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi upaya peningkatan keamanan pangan serta mendukung kebijakan perlindungan kesehatan masyarakat di Kota Bandar Lampung, sekaligus menjadi dasar bagi penelitian lanjutan terkait pemantauan kontaminasi bakteri zoonotik pada produk pangan asal hewan. (***)
Berikan Komentar
Pernyataan seorang anggota DPR yang mengatakan masih ada ASN...
13677
Polinela
415
Lampung Selatan
1341
Kominfo Balam
1490
320
10-Aug-2026
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia