Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Festival Sriwijaya 2017, Ajang Promosi Pariwisata Pemprov Sumsel
Lampungpro.co, 07-Jul-2017

1448

Share

Pria asli Jawa Barat itu menambahkan, hari ke-3 rencananya akan digelar Workshop atau Diskusi Budaya Sumsel di Sudut kumpul Bale kuto Besak, juga ada parade 20 grup musik jalanan dan hingga pukul 10 malam, di Panggung utama akan ditampilkan Penampilan Gelar budaya dari enam kabupaten atau kota Sumsel.

Hari ke-4, tambah Wawan, mulai pukul 9 pagi digelar di Teater Mini, Festival batanghari sembilan yang menampilkan 60 peserta Gitar Tunggal, sedangkan di panggung utama digelar parade 20 grup musim jalanan dan malamnya ada gladi bersih pementasan wayang kulit Palembang.

Hari ke-5 yang merupakan hari terakhir akan digelar acara penutupan dengan penampilan gelar budaya dari enam kabupaten atau kota se-Sumsel.

Selain Festival Budaya, juga ditawarkan paket paket menarik baik berupa kunjungan ke destinasi wisata juga kuliner. "Seperti tiga hari Tour kota Palembang, full tiga hari merasakan kuliner palembang, juga ada songket tour, paket tour untuk kunjungi tempat tempat bersejarah, atau ada juga empat hari shopping tour, nonstop belanja setiap hari," kata Wawan yang juga diamini Irene Camelyn Sinaga, Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata Sumsel.

Lebih lanjut ia mengatakan, kegiatan ini juga dimaksudkan selain untuk mempromosikan Pesona Indonesia, juga sebagai kegiatan yang bermanfaat untuk menangkap atraksi wisata budaya di Kota Pelembang dan sekitarnya.

"Kita tahu Sumatera Selatan ada wisata budaya seperti yang terkait dengan sejarah kemudian kuliner dan ini akan dijadikan destinasi nasional, sehingga diharapkan mampu menggerakkan sektor pariwisata di Indonesia, katanya.

Kata Wawan, Festival Sriwijaya 2017 juga sebagai ajang memperkenalkan potensi budaya unggulan daerah yang berkelas dunia agar dapat menjadi ikon di daerahnya. "Dari namanya saja Sriwijaya, mempunyai kekuatan secara magis, secara spiritual sudah memberikan daya magnet tersendiri. Kekuatan itu berakar dari hak sejarah yang melegenda, sejarah yang mempunyai nilai-nilai luhur yang perlu disampaikan kepada generasi sekarang, dengan cara kekinian namun tidak meninggalkan akar jati diri budaya bangsa," kata Wawan.

1 2 3

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya

Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved