Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Genjot Kunjungan Wisatawan, Papua Barat Gelar Festival Budaya Malamoi
Lampungpro.co, 07-Oct-2017

2243

Share

Papua Barat, Festival Budaya Malamoi, Menteri Pariwisata Arief Yahya

Dan konon kabarnya, tari ini hanya bisa dilakukan oleh mereka yang dianggap memiliki kemampuan khusus untuk memanggil para roh leluhur.

"Selain Alen yang memiliki nilai sakral, ada juga tari Kaingkla, Saafo, Firi, Kalintuk, Kalemkok Kla, Fotobem dan Sarar yang sama memiliki pesona etnik yang sakral," kata Esthy.

Selain budaya, di wilayah kediaman suku Moi juga kaya akan wisata sejarah. Tepatnya di Pulau Doom yang menjadi pusat pemerintahan Belanda.

Di pulau ini masih terdapat bangunan-bangunan seperti kantor residen Belanda, rumah para perwira militer, asrama atau tanksi polisi, asrama pelayaran atau schevaard camp dan rumah guru yang tertata dengan rapi. Juga terdapat penjara zaman Belanda yang masih berada di sana.

Wilayah pulau Doom pada masa Perang Dunia II pernah dijadikan bunker oleh Jepang untuk menghadapi tentara sekutu, bunker-bunker Pulau Doom, Kota Sorong Papua Barat tersebut masih tersebar mejadi saksi bisu sejarah Tanah Moi.

"Dari pulau ini kita juga dapat menikmati sunrise maupun sunset yang menawan," kata Esthy.

Lalu, apa saja yang akan dihadirkan dalam Festival Budaya Malamoi 2017?

1 2 3 4

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya

Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved