Sedangkan penggunaan Celebrity Endorsers kita jalankan dengan menyewa artis (salah satunya Pevita Pearce) atau melalui kerjasama co-branding dengan 21 artis entrepreneur yang kita tandatangani MOU-nya beberapa waktu lalu.
Apa bedanya Celebrity Endorser dan Digital Influencer? Kalau Celebrity Endorser umumnya adalah pesohor (umumnya artis, penyanyi, komedian, dan lain-lain) yang dikenal luas di masyarakat. Sementara Digital Influencer tak harus sosok yang dikenal luas, namun mereka tetap memiliki followers, fans, friends (3F) yang mungkin kecil tapi sangat solid dan powerful pengaruhnya.
Dari sisi credibility dan trustworthy, Digital Influencer lebih ampuh dari dari Celebrity Endorser. Kenapa?Karena ada Celebrity Endorser yang kita sewa (paid endorser) untuk mempromosikan brand Wonderful Indonesia.
Sementara Digital Influencer seperti GenPI umumnya mempromosikan pariwisata di daerah masing-masing bukan karena dibayar tapi kesukarelaan. Jadi sifatnya mereka adalah relawan. Karena tidak dibayar maka dengan sendirinya Digital Influencer memiliki authenticity, credibility dan trustworthiness yang lebih baik dibanding Celebrity Endorser. Pada prinsipnya siapa yang lebih banyak menghasilkan User Generated Content (UGC), merekalah yang memiliki credibility dan trustworthy yang lebih tinggi.
Perbedaan ketiga adalah dari sisi engagement. Digital Influencer lebih engaging dari Celebrity Endorser. Kenapa? Karena umumnya komunikasi Celebrity Endorser dengan audience-nya bersifat satu arah. Sementara komunikasi antara Digital Influencer dengan 3F-nya bersifat dua arah dan sangat interaktif melalui comment, like, dan share. Tak hanya itu Digital Influencer umumnya adalah content creator, sehingga connection dan engagement mereka dengan para 3F-nya sangat kuat dan solid.
Lalu impactful mana Celebrity Endorser dibanding Digital Influencer. Untuk melihatnya saya menggunakan konsep 3R yaitu: Reach, Relevance, Resonance. Reach artinya seberapa besar audience yang bisa dijangkau.
Relevance artinya seberapa relevan pesan yang disampaikan ke audience. Dan Resonance artinya seberapa ampuh sebuah pesan menghasilkan viral (ripple effect) kepada audience-nya.
Berikan Komentar
Lampung Selatan
705
Kominfo Lampung
705
Kominfo Lampung
715
7736
28-Mar-2026
662
17-Mar-2026
648
17-Mar-2026
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia