Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

GenPI: Generasi Baru yang Kreatif dan Inovatif (opini)
Lampungpro.co, 23-Nov-2017

1415

Share

Menteri Pariwisata RI Arief Yahya, Generasi Pesona Indonesia, Pasar Karetan, Pasar Pancingan, Pasar Baba Boen Tjit, Pasar Siti Nurbaya, UNWTO Award, Generasi Wonderful Indonesia, Pariwisata Indonesia

Kalau dari sisi Reach tentu saja Digital Influencer kalah dibandingkan Celebrity Endorser. Namun dari sisi Relevance dan Resonance, dalam banyak kasus Digital Influencer lebih unggul dibanding Celebrity Endorser. Tapi kita tentu tidak perlu membandingkan peran kedua strategi ini secara hitam-putih.

Keduanya memiliki advantages dan disadvantages masing-masing dan kita harus secara cerdas menggunakannya mengacu kepada advantages dan disadvantages tersebut agar kita menghasilkan strategi komunikasi yang terbaik dan paling efektif . 

****

Beberapa minggu terkahir ini saya mendapat pencerahan dari dua tulisan yang viral di jagat online. Pertama adalah konsep Leisure Economy yang ditulis oleh Yuswohady. Yang kedua konsep Esteem Economy yang ditulis oleh Prof. Rhenald Kasali. Yang membuat saya bungah dengan dua tulisan tersebut adalah bahwa keduanya membawa impact yang sangat positif kepada apa yang kita perjuangkan selama ini yaitu dunia pariwisata Indonesia.

Tulisan yang pertama meyakinkan kita bahwa leisure kini memainkan peran yang sangat penting dalam kehidupan masyarakat. Liburan telah menjadi kebutuhan pokok seperti layaknya sandang, pangan, papan, dan wifi, ujar Yuswohady. Di samping itu pola konsumsi konsumen Indonesia kini mulai bergesar: dari memiliki goods menjadi mendapatkan experience termasuk di dalamnya experience dari berliburan.

Sementara dari tulisan Prof. Rhenald saya mendapatkan insight menarik, bahwa self-esteem atau pengakuan dari peers (3F) kini menjadi faktor yang sangat pentung dalam membentuk perilaku konsumen. Tulisan Prof. Rhenald inilah yang paling bisa menjelaskan pidato saya yang menjelaskan apa yang dilakukan GenPI di Lombok, bahwa destinasi yang dibuat GenPI memenuhi selera baru generasi milenial yaitu destinasi yang instagramable dan kemudian menjadi trending topic.

Dengan kata lain, GenPI telah berhasil memenuhi kebutuhan pengakuan (self-esteem) dari wisatawan. Artinya passion dan kesukarelaan GenPI untuk mempromosikan pariwisata bukan didorong oleh pertimbangan finansial tapi terutama oleh faktor untuk mendapatkan pengakuan atau self-esteem. 

1 2 3 4 5 6

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya

Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved