“Kalau kita keringkan di desa, mobil yang lewat desa lebih ringan dan lebih jarang, jadi jalan-jalan di desa akan lebih terjaga,” ujarnya.
Ia menegaskan, bed dryer bukan sekadar bantuan peralatan, melainkan bagian dari upaya mengubah pola pengelolaan hasil pertanian. Setelah dikeringkan, gabah diharapkan dapat digiling dan diolah menjadi berbagai produk bernilai tambah di desa.
“Bapak jual padi dibawa ke kota dijadikan beras, lalu Bapak beli lagi berasnya di desa. Jadi jalan bolak-balik. Kalau sekarang tidak perlu, di sini jadi beras, keluarnya sudah dalam bentuk beras,” jelasnya.
Dalam pengembangan tersebut, Mirza turut mendorong keterlibatan generasi muda. Menurutnya, anak muda dapat mengambil peran dalam pengoperasian teknologi, pengembangan produk, pembuatan merek, hingga pemasaran hasil pertanian.
“Tugasnya anak muda tidak boleh jadi petani saja, tapi harus membantu desa menghilirisasi komoditas agar punya nilai tambah. Anak muda harus jadi motor untuk teknologi dan marketing,” kata Mirza.
Selain pengolahan hasil panen, Pemprov Lampung juga mendorong desa mengembangkan input pertanian secara mandiri, termasuk pupuk organik cair (POC). Dengan demikian, kegiatan produksi, pengeringan, pengolahan, pemasaran, hingga penyediaan sarana produksi dapat dilakukan secara bertahap di desa.
“Jangan hanya jual gabah. Kalau sudah kering bisa dijadikan beras dan katul. Begitu juga jagung, bisa jadi pakan ayam dan ikan agar ekonomi berputar di desa,” ujarnya.
Berikan Komentar
Saya melepas mereka dengan bangga. Sayangnya, kebanggaan tidak otomatis...
630
297
02-Nov-2026
278
02-Nov-2026
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia