Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Gubernur Mirza Tinjau Bed Dryer di Pringsewu, Pengeringan Gabah Kini Lebih Mudah
Lampungpro.co, 15-Aug-2026

Adi 155

Share

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal Meninjau Penggunaan Mesin Pengering Gabah | Lampungpro.co/Dok.Kominfo

“Kalau kita keringkan di desa, mobil yang lewat desa lebih ringan dan lebih jarang, jadi jalan-jalan di desa akan lebih terjaga,” ujarnya.

Ia menegaskan, bed dryer bukan sekadar bantuan peralatan, melainkan bagian dari upaya mengubah pola pengelolaan hasil pertanian. Setelah dikeringkan, gabah diharapkan dapat digiling dan diolah menjadi berbagai produk bernilai tambah di desa.

“Bapak jual padi dibawa ke kota dijadikan beras, lalu Bapak beli lagi berasnya di desa. Jadi jalan bolak-balik. Kalau sekarang tidak perlu, di sini jadi beras, keluarnya sudah dalam bentuk beras,” jelasnya.

Dalam pengembangan tersebut, Mirza turut mendorong keterlibatan generasi muda. Menurutnya, anak muda dapat mengambil peran dalam pengoperasian teknologi, pengembangan produk, pembuatan merek, hingga pemasaran hasil pertanian.

“Tugasnya anak muda tidak boleh jadi petani saja, tapi harus membantu desa menghilirisasi komoditas agar punya nilai tambah. Anak muda harus jadi motor untuk teknologi dan marketing,” kata Mirza.

Selain pengolahan hasil panen, Pemprov Lampung juga mendorong desa mengembangkan input pertanian secara mandiri, termasuk pupuk organik cair (POC). Dengan demikian, kegiatan produksi, pengeringan, pengolahan, pemasaran, hingga penyediaan sarana produksi dapat dilakukan secara bertahap di desa.

“Jangan hanya jual gabah. Kalau sudah kering bisa dijadikan beras dan katul. Begitu juga jagung, bisa jadi pakan ayam dan ikan agar ekonomi berputar di desa,” ujarnya.

1 2 3 4

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Mereka Turun ke Jalan

Saya melepas mereka dengan bangga. Sayangnya, kebanggaan tidak otomatis...

630


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved