Untuk memperkuat fasilitas pascapanen, Pemprov Lampung menyalurkan 82 unit mesin bed dryer ke 12 kabupaten dan satu kota pada 2026.
Khusus di Kabupaten Pringsewu, dua unit bed dryer pada tahun ini ditempatkan di Desa Sumber Agung dan Desa Tanjung Anom, Kecamatan Ambarawa. Sebelumnya, Pringsewu telah menerima tiga unit dryer pada 2025 yang ditempatkan di Desa Mataram dan Desa Tambahrejo, Kecamatan Gadingrejo.
Manfaat alat tersebut mulai dirasakan petani di Desa Sumber Agung. Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Desa Sumber Agung, Tasbiah, mengatakan, sebelum ada bed dryer, petani harus mengeringkan gabah secara manual di halaman rumah dengan mengandalkan cuaca.
“Sebelum ada dryer ini, petani mengeringkan gabah secara manual di halaman rumah. Kalau waktu musim hujan itu agak lama karena kendala cuaca, jadi sangat merepotkan,” ungkapnya.
Kini, gabah yang baru dipanen dapat langsung dikeringkan menggunakan mesin sehingga petani tidak terlalu bergantung pada kondisi cuaca.
“Setelah ada alat ini, alhamdulillah sangat membantu petani untuk mengeringkan gabah yang langsung dari sawah,” katanya.
Ketua Kelompok Tani Sumber Tani, Sandi, juga menyebut waktu pengeringan menjadi salah satu perubahan yang paling dirasakan petani.
Berikan Komentar
Saya melepas mereka dengan bangga. Sayangnya, kebanggaan tidak otomatis...
630
297
02-Nov-2026
278
02-Nov-2026
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia