Acara puncak FPMK ini juga dihadiri Wakil Gubernur Maluku Zeth Sahuburia, Bupati Maluku Tenggara Andre Rentanubun, Wakil Bupati Maluku Tenggara, Yunus Serang, Ketua Fraksi PKS DPRD Maluku, Amir Rumra dan sejumlah anggota DPRD Kota Tual dan Malra.
Di kesempatan ini, Ukus meyakinkan daerah bahwa sektor pariwisata dapat diandalkan sebagai pendongkrak perekonomian masyarakat.
Dia menjelaskan, saat ini sektor pariwisata menjadi penyumbang terbesar devisa negara nomor dua setelah Cruid Palm Oil (CPO).
"Pada 2016 pendapatan dari sektor pariwisata mampu duduk di peringkat kedua dengan 13,568 miliar dolar AS di bawah CPO yang berhasil meraih 15,965 miliar dolar AS. Sektor Migas justru harus turun di posisi ketiga karena nilai jual komoditas ini sempat anjlok dalam beberapa tahun terakhir," ujar Ukus.
Dalam dua tahun ke depan, lanjut Ukus, pemasukan devisa dari sektor pariwisata akan mendominasi.
Mengalahkan pendapatan dari minyak kelapa sawit (CPO) serta minyak dan gas (migas) yang selama ini mendominasi devisa.
Ukus menambahkan, dalam tiga tahun terakhir, sektor pariwisata juga banyak meraih berbagai capaian.
Berikan Komentar
Lampung Timur
553
Lampung Selatan
1172
Kominfo Lampung
1172
8196
28-Mar-2026
553
18-Mar-2026
1128
17-Mar-2026
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia