Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Kasus Stunting di Panjang Bandar Lampung Tinggi, Anggota DPR RI Rahmawati Harapkan Program MBG Berjalan Optimal
Lampungpro.co, 31-Jul-2025

Febri 89815

Share

Anggota DPR RI Rahmawati Herdian Saat Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis di Bandar Lampung | Ist/Lampungpro.co

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co): Anggota Komisi IX DPR RI, Rahmawati Herdian, bersama Badan Gizi Nasional (BGN) kolaborasi mensosiliasikan progam makan bergizi gratis (MBG) di Kecamatan Panjang, Bandar Lampung, Sabtu (26/7/2025).

Program MBG sendiri, menargetkan empat kelompok penerima manfaat seperti anak-anak, ibu hamil ibu menyusui, dan Balita untuk mengurangi permasalahan gizi buruk.

Sosialisasi dengan mengangkat tema bersama mewujudkan generasi sehat Indonesia ini, mensosialisasikan program andalan Presiden Prabowo Subianto, dihadiri oleh ratusan peserta yang antusias menyambut program makan berigizi gratis.

Acara sosialisasi program MBG dibuka anggota Komisi IX DPR RI Rahmawati Herdian, Tenaga Ahli Direktorat Promosi dan Edukasi Badan Gizi Nasional Anyelir Puspa Kemala, Staf Direktorat Promosi dan Edukasi Gizi (Online) Gusti Yudha Prasetya, dan Camat Panjang Hendry Satria Jaya.

Anggota Komisi IX DPR RI, Rahmawati Herdian mengatakan, program MBG tersebut turut membantu mengurangi angka gizi buruk, mencukupi gizi anak-anak, memenuhi gizi ibu hamil, hingga ibu hamil dan Balita.

"Program ini sangat membantu mengurangi angka stunting, serta akan menghasilkan generasi yang membanggakan nusa dan bangsa," kata Rahmawati Herdian.

Selain itu, semua program MBG juga akan membantu sirkulasi perekonomian lokal, di mana dapur MBG membeli bahan masakan dari petani dan pengusaha lokal.

"Program MBG ini, bertujuan untuk mengubah perilaku makan ke arah yang lebih sehat, meningkatkan literasi gizi anak dan keluarga, serta menjadikan gizi bagian dari gaya hidup sehari-hari," ujar Rahmawati Herdian.

Sementara itu, Tenaga Ahli Direktorat Promosi dan Edukasi Badan Gizi Nasional, Anyelir Puspa Kemala menjelaskan, tujuan dari program ini adalah untuk memenuhi gizi, bukan hanya sekedar makan gratis.

"Indonesia emas 2045 akan semakin dekat dengan adanya progam ini. Untuk itu, masyarakat juga harus berperan aktif dalam program ini dengan menjadi mitra didapur MBG," jelas Anyelir Puspa Kemala.

Menurut Anyelir, dapur MBG nantinya akan membantu sirkulasi ekonomi dengan adanya mitra dapur untuk MBG, yang pastinya memerlukan bahan makanan yang bisa dibeli melalui petani sekitar, pengusaha bahan makanan, dan juga Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Untuk menjadi mitra kerja Badan Gizi Nasional, masyarakat dapat mengikuti alur kemitraan yang telah ditetapkan dengan melalui portal resmi BGN di www.mitra.bgn.go.id.

Sementara itu, Staf Direktorat Promosi dan Edukasi Gizi, Gusti Yudha Prasetya yang hadir melalui video conference menjabarkan target dari MBG dan juga hasil yang ingin dicapai oleh program ini.

"MBG tidak hanya program yang memberikan makanan gratis saja, tetapi merupakan upaya yang dilakukan pemerintah untuk meningkatkan status gizi anak, menurunkan angka stunting, mendukung proses belajar anak," ungkap Gusti Yudha Prasetya.

Gusti pun juga menyerukan perihal program MBG tersebut, merupakan program untuk memenuhi gizi bukan hanya sekedar makan makanan gratis yang diadakan oleh pemerintah.

Sementara itu, Camat Panjang, Hendry Satria Jaya menambahkan, pihaknya menanggapi progam MBG ini dengan cukup antusias untuk menekan permasalahan yang ada didaeranya. Kecamatan Panjang sendiri, angka stunting masih berada dengan angka yang memprihatinkan.

"Untuk mengurangi angka gizi buruk dan meningkatkan angka kesehatan, maka dengan adanya program MBG ini yang tentunya akan mengurangi angka stunting di Kecamatan Panjang," tambah Hendry Satria Jaya.

Hendry juga berharap, nantinya akan ada perkembangan yang signifikan terjadi jika program tersebut berjalan dengan baik, seperti angka gizi buruk yang berkurang, juga sektor perekonomian yang meningkat, dan terbukanya lapangan kerja baru. (***)

Editor : Febri Arianto

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya

Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved