Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Kemenpar Pantau Perkembangan 3A di Labuan Bajo NTT
Lampungpro.co, 20-Jul-2017

1162

Share

FLORES (Lampungpro.com)-Pembangunan Kawasan Marina Wisata PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), terus di pantau oleh Kementerian Pariwisata (Kemenpar). Tak hanya itu kunjungan tersebut sekaligus menghadiri Penutupan Tour de Flores pada Rabu 19 Juli 2017.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Esthy Reko Astuti, mewakili Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya, langsung menyambangi ASDP. Rencananya, Menpar Arief juga hadir ke Labuan Bajo, NTT, tetapi harus menghadiri Rapat Koordinasi dan Peluncuran Badan Otorita Borobudur (BOB) di panggung tertutup Sendratari Ramayana, kompleks Candi Prambanan, Jogja.

Esthy mengatakan, hal ini dilakukan Kemenpar agar semua yang berkaitan dengan rumus Menteri Pariwisata Arief Yahya dengan 3A (Akses, Amenitas, dan Atraksi) bisa terealisasi dengan baik.

Esthy juga mengatakan bahwa kunjungannya ini ingin melihat perkembangan proyek tersebut yang terdiri dari pelabuhan marina, peningkatan fasilitas dermaga penyeberangan, hotel, serta area komersial lainnya. 

Karena ini bagian dari percepatan 10 destinasi prioritas di Labuan Bajo. Hanya dengan semangat Indonesia Incorporated inilah Labuan Bajo akan semakin meningkat dan bertambah siap menyambut wisatawan mancanegara, semoga ini bisa terlaksana dengan baik dan rampung pada Desember 2018 nanti, ujar Esthy.

Esthy juga menutup perhelatan Tour de Flores 2017 yang juga masuk dalam program yang didukung Kemenpar. Marina ASDP itu nantinya akan menjadi tempat bersandar kapal-kapal wisata berbagai jenis, phinisi maupun yacht dan tentunya menjadi pintu masuk wisatawan mancanegara melalui laut. Selama ini semua kegiatan wisata laut masih bercampur aksesnya dengan kegiatan peti kemas, menjadi sulit untuk pengelolaan profesional. Ini salah satu upaya dari Pemerintah untuk mendorong penataan kawasan pelabuhan Labuan Bajo, ujarnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, bahwa proyek ASDP dengan nilai total investasi sekitar Rp 400 miliar itu telah dilakukan pelaksanaan pemancangan tiang pertama (ground breaking ) pada April 2017.

Kami mendapatkan kabar up date bahwa Marina ASDP direncanakan rampung dan beroperasi pada Desember 2018. Jika ini sudah jadi, aksesibilitas Labuan Bajo melalui laut untuk wisatawan semakin terbuka lebar, kata Shana Fatina, PIC Pokja Percepatan Destinasi Labuan Bajo.

1 2 3

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya

Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved