BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co): PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Lampung, menerima kunjungan kerja Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Bustami Zainudin, di Rumah BUMN Bandar Lampung.
Kunjungan tersebut, untuk pengawasan pelaksanaan undang-undang terkait peran Kementerian BUMN, dalam pembinaan sosial dan pengembangan UMKM.
Senior Manajer Komunikasi, Keuangan dan Umum PLN UID Lampung, Rio Widiya Nugraha mengatakan, pihaknya mengapresiasi atas kunjungan tersebut, sebagai bentuk dukungan terhadap keberlanjutan program pembinaan UMKM yang dijalankan PLN.
"Kami menyambut baik kunjungan ini, sebagai momentum memperkuat kolaborasi dan memastikan program Rumah BUMN benar-benar memberikan dampak nyata bagi pelaku UMKM," kata Rio Widiya Nugraha.
Menurutnya, PLN tidak bisa tumbuh sendiri tanpa kemajuan UMKM, sehingga pembinaan diarahkan tidak hanya pada pemasaran, tetapi juga pada penguatan manajemen usaha, akses permodalan, serta kesiapan legalitas, agar pelaku UMKM benar-benar siap naik kelas.
"Pengelolaan Rumah BUMN Bandar Lampung secara anggaran dan operasional program berada di bawah koordinasi PLN pusat, sedangkan UID Lampung berperan sebagai host dan penggerak kolaborasi di wilayah, menggandeng Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Bandar Lampung (UBL)," ujar Rio Widiya Nugraha.
Pembinaan difokuskan pada peningkatan kapasitas manajerial, pemahaman akses permodalan, penguatan pemasaran, serta pengurusan legalitas usaha seperti Nomor Induk Berusaha.
Pelaku UMKM juga didorong untuk menjaga kualitas produk dan kontinuitas pasokan, terutama untuk memperluas pasar hingga ke tingkat nasional maupun ekspor.
Untuk menembus pasar yang lebih luas, kunci utamanya adalah konsistensi kualitas dan kesinambungan produksi. Itu yang terus kami dampingi melalui Rumah BUMN.
Sementara itu, anggota DPD RI, Bustami Zainudin mengungkapkan, kunjungan tersebut bertujuan menyerap aspirasi masyarakat dan pelaku UMKM, untuk dibawa ke rapat dengar pendapat bersama kementerian terkait di Jakarta, termasuk Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Bustami menilai, Rumah BUMN saat ini telah menjalankan fungsi strategis sebagai pusat pembinaan melalui pelatihan, pendampingan, fasilitasi akses pembiayaan, hingga perluasan pasar.
"Kami ingin memastikan program pembinaan UMKM yang dijalankan BUMN, agar benar-benar berdampak bagi masyarakat. Aspirasi yang kami terima ini, akan kami bawa dan perjuangkan dalam pembahasan bersama kementerian terkait di pusat," ungkap Bustami Zainudin.
Bustami juga mendorong agar Dinas Koperasi dan UMKM di daerah semakin aktif dan adaptif, dengan menjadikan pola pembinaan Rumah BUMN sebagai referensi. Selain itu, sinergi antara perguruan tinggi dan pelaku usaha, juga dinilai penting untuk memperkuat inovasi dan daya saing produk lokal.
Bustami turut menyoroti peluang pasar melalui program dapur umum atau makan bergizi gratis, di mana UMKM dapat menjadi penyedia pasokan. Jika permintaan disiapkan negara dan pasokan dipenuhi UMKM lokal, maka akan tercipta perputaran ekonomi yang sehat dan berkelanjutan.
Salah satu pelaku UMKM binaan Rumah BUMN, Erma Syahfitri, pemilik brand Keripik Si Bintang Buah juga mengapresiasi atas pendampingan yang diberikan oleh PLN.
Kunjungan kerja ini, diharapkan semakin memperkuat sinergi antara pemerintah, BUMN, dan pelaku usaha sehingga UMKM Lampung dapat tumbuh berkelanjutan dan berdaya saing lebih luas. (***)
Editor : Febri Arianto
Berikan Komentar
guru perlu terus membuktikan bahwa dirinya masih ada. Masih...
3002
Bandar Lampung
408
Kominfo Lampung
424
Kominfo Lampung
420
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia