Meski sudah berubah menjadi maskapai raksasa, Lion Air masih memiliki ambisi superbesar. Dalam wawancara dengan FT pada 2015 lalu, Rusdi Kirana mengaku sudah mengakuisisi lahan seluas 5.500 hektare di luar Jakarta.
Manajemen akan membangun bandara pribadi di atas lahan itu. Sebab, Bandara Soekarno-Hatta dianggap sudah tak memungkinkan. Pasar di Indonesia sangat besar, tetapi kami tak memiliki kapasitas bandara yang mencukupi. Kami akan menghadapi kendala di birokrasi, tetapi saya optimistis presiden akan turun tangan jika kami menemui kendala mendapatkan lisensi. Itulah mengapa saya membeli lahan tersebut, kata Rusdi.
Agresivitas Lion Air mengembangkan bisnis juga berdampak langsung terhadap sektor lain. Salah satunya adalah pariwisata. Sebab, selain terus menambah rute dalam negeri, Lion Air juga berekspansi ke mancanegara.
Seperti diketahui, Lion Air sudah membuka rute penerbangan dari Manado ke beberapa kota di Tiongkok. Di antaranya, Macau, Shenzen, Chongqing, Wuhan, Shanghai, dan Changsa. Hal itu dilakukan karena potensi wisatawan asal Tiongkok memang sangat besar. Setiap tahun, ratusan juta warga Tiongkok pelesiran ke luar negeri. Pada 2015 lalu, inbound Tiongkok mencapai 120 juta.
Lion Group juga akan membuka rute dari Jakarta ke Cenai, India. Sama seperti Tiongkok, India juga merupakan ceruk pasar nan besar di industri pariwisata. Merujuk data Badan Pusat Statistik (BPS), kunjungan wisman India ke Indonesia melalui 19 pintu utama pada April 2017 naik 21,17 persen dibandingkan periode yang sama 2016 silam.
"Jumlah wisatawan India yang datang ke Indonesia tumbuh sangat pesat. Ini yang ingin kami jaring untuk menggunakan maskapai kami," kata Direktur Utama Lion Air Group Edward Sirait pada 19 Juni lalu.
Dia menambahkan, pembukaan rute itu merupakan bagian dari upaya mendukung program Kementerian Pariwisata (Kemenpar). "Dengan adanya penerbangan ini diharapkan wisatawan India makin mudah datang ke Indonesia yang pada akhirnya bisa menyukseskan program pemerintah dalam menjaring wisatawan mancanegara sebanyak mungkin," kata Edward.
Berikan Komentar
Advetorial
1309
Kominfo Lampung
1703
Kominfo Lampung
1707
Kominfo LamSel
1773
Kominfo LamSel
1722
10727
28-Mar-2026
473
24-Mar-2026
1309
22-Mar-2026
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia