Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

ManTab, Polinela Resmi Buka Prodi Farmasi di Lampung
Lampungpro.co, 10-Aug-2026

Sandy 174

Share

Program Studi Farmasi jadi terobosan dari kampus Polinela | LAMPUNGPRO.CO/Ist

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co) : Politeknik Negeri Lampung (Polinela) menorehkan capaian strategis dalam pengembangan pendidikan vokasi. Setelah melalui proses panjang selama empat tahun, Polinela resmi memperoleh izin operasional Program Studi Diploma Tiga (D3) Farmasi berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 880/B/O/2026.

Terbitnya keputusan tersebut menjadi tonggak penting bagi Polinela dalam memperluas layanan pendidikan vokasi, khususnya di bidang kesehatan. Kehadiran Program Studi Farmasi merupakan wujud komitmen institusi dalam menjawab kebutuhan tenaga teknis kefarmasian yang profesional, kompeten, serta siap menghadapi tantangan dunia kerja dan industri kesehatan yang terus berkembang.

Keberhasilan memperoleh izin operasional ini menjadi bukti nyata bahwa kerja keras, kolaborasi, dan komitmen seluruh sivitas akademika mampu menghadirkan program studi yang dipersiapkan secara matang, berkualitas, dan relevan dengan kebutuhan pembangunan sektor kesehatan nasional.

Ketua Tim Task Force Pembentukan Program Studi Farmasi Polinela, apt. Niken Feladita, S.Farm., M.Sc., mengungkapkan bahwa keberhasilan tersebut merupakan buah dari proses panjang yang dimulai sejak tahun 2022. Selama empat tahun, tim harus melalui berbagai tahapan, mulai dari penyusunan proposal, evaluasi dan penyempurnaan dokumen, pemenuhan standar sarana dan prasarana laboratorium, hingga pemenuhan persyaratan sumber daya manusia sesuai ketentuan kementerian.

Menurutnya, proses tersebut tidak selalu berjalan mulus. Tim bahkan sempat menghadapi penundaan karena adanya persyaratan dosen yang belum terpenuhi. Namun, seluruh anggota tim terus berupaya melakukan pembenahan dan melengkapi setiap persyaratan hingga akhirnya izin operasional berhasil diterbitkan.

“Setelah melalui perjuangan yang cukup panjang selama kurang lebih empat tahun, Program Studi Farmasi akhirnya resmi memperoleh izin operasional. Capaian ini merupakan hasil kerja keras, kolaborasi, dan dukungan luar biasa dari pimpinan Polinela, seluruh tim penyusun, serta berbagai pihak yang telah bersama-sama mengawal proses pembentukan program studi ini,” ujar apt. Niken Feladita, Jumat (6/8/2026).

Program Studi Farmasi Polinela dirancang sebagai program pendidikan vokasi yang mengedepankan keseimbangan antara penguasaan teori dan keterampilan praktik. Kurikulumnya disusun selaras dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri (DUDI), dengan fokus pada pelayanan kefarmasian, teknologi farmasi, formulasi sediaan farmasi, kosmetik, obat tradisional, pengelolaan bahan baku farmasi, serta pengembangan produk kesehatan berbasis potensi lokal.

Program studi ini diproyeksikan menjadi salah satu program vokasi bidang kesehatan yang memiliki prospek peminat tinggi, seiring meningkatnya kebutuhan tenaga teknis kefarmasian di berbagai sektor layanan kesehatan.

Lulusan Program Studi Farmasi memiliki peluang berkarier sebagai tenaga teknis kefarmasian di rumah sakit, apotek, puskesmas, klinik, industri farmasi, industri kosmetik, industri obat tradisional, perusahaan distribusi farmasi, laboratorium kesehatan, maupun sektor usaha lain yang bergerak di bidang pelayanan kesehatan.

Direktur Politeknik Negeri Lampung, Dr. Dwi Puji Hartono, S.Pi., M.Si., menyampaikan bahwa keberhasilan memperoleh izin operasional Program Studi Farmasi merupakan hasil kerja kolektif seluruh sivitas akademika serta dukungan berbagai pemangku kepentingan yang selama ini berkontribusi dalam proses pembukaannya.

“Terbitnya izin operasional Program Studi Farmasi merupakan amanah sekaligus motivasi bagi Polinela untuk terus menghadirkan pendidikan vokasi yang berkualitas, adaptif terhadap perkembangan zaman, dan mampu menghasilkan lulusan yang kompeten sesuai kebutuhan dunia kerja. Kehadiran program studi ini juga menjadi bagian dari komitmen Polinela dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang kesehatan,” ujar Direktur.

Dengan bertambahnya Program Studi Farmasi, Polinela semakin memperkuat kontribusinya dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia Indonesia melalui pendidikan vokasi yang unggul, inovatif, dan berorientasi pada kebutuhan industri serta pelayanan masyarakat.

Empat tahun perjuangan kini telah menjadi bagian dari sejarah perjalanan institusi. Momentum ini menjadi langkah awal bagi Polinela untuk terus melahirkan tenaga teknis kefarmasian yang profesional, berintegritas, inovatif, dan siap berkontribusi dalam transformasi layanan kesehatan di Indonesia. (***)

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
ASN Disuruh Absen Pagi dan Sore. Lalu,...

Pernyataan seorang anggota DPR yang mengatakan masih ada ASN...

13492


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved