BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co) : Politeknik Negeri Lampung (Polinela) menorehkan capaian strategis dalam pengembangan pendidikan vokasi. Setelah melalui proses panjang selama empat tahun, Polinela resmi memperoleh izin operasional Program Studi Diploma Tiga (D3) Farmasi berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 880/B/O/2026.
Terbitnya keputusan tersebut menjadi tonggak penting bagi Polinela dalam memperluas layanan pendidikan vokasi, khususnya di bidang kesehatan. Kehadiran Program Studi Farmasi merupakan wujud komitmen institusi dalam menjawab kebutuhan tenaga teknis kefarmasian yang profesional, kompeten, serta siap menghadapi tantangan dunia kerja dan industri kesehatan yang terus berkembang.
Keberhasilan memperoleh izin operasional ini menjadi bukti nyata bahwa kerja keras, kolaborasi, dan komitmen seluruh sivitas akademika mampu menghadirkan program studi yang dipersiapkan secara matang, berkualitas, dan relevan dengan kebutuhan pembangunan sektor kesehatan nasional.
Ketua Tim Task Force Pembentukan Program Studi Farmasi Polinela, apt. Niken Feladita, S.Farm., M.Sc., mengungkapkan bahwa keberhasilan tersebut merupakan buah dari proses panjang yang dimulai sejak tahun 2022. Selama empat tahun, tim harus melalui berbagai tahapan, mulai dari penyusunan proposal, evaluasi dan penyempurnaan dokumen, pemenuhan standar sarana dan prasarana laboratorium, hingga pemenuhan persyaratan sumber daya manusia sesuai ketentuan kementerian.
Menurutnya, proses tersebut tidak selalu berjalan mulus. Tim bahkan sempat menghadapi penundaan karena adanya persyaratan dosen yang belum terpenuhi. Namun, seluruh anggota tim terus berupaya melakukan pembenahan dan melengkapi setiap persyaratan hingga akhirnya izin operasional berhasil diterbitkan.
“Setelah melalui perjuangan yang cukup panjang selama kurang lebih empat tahun, Program Studi Farmasi akhirnya resmi memperoleh izin operasional. Capaian ini merupakan hasil kerja keras, kolaborasi, dan dukungan luar biasa dari pimpinan Polinela, seluruh tim penyusun, serta berbagai pihak yang telah bersama-sama mengawal proses pembentukan program studi ini,” ujar apt. Niken Feladita, Jumat (6/8/2026).
Program Studi Farmasi Polinela dirancang sebagai program pendidikan vokasi yang mengedepankan keseimbangan antara penguasaan teori dan keterampilan praktik. Kurikulumnya disusun selaras dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri (DUDI), dengan fokus pada pelayanan kefarmasian, teknologi farmasi, formulasi sediaan farmasi, kosmetik, obat tradisional, pengelolaan bahan baku farmasi, serta pengembangan produk kesehatan berbasis potensi lokal.
Program studi ini diproyeksikan menjadi salah satu program vokasi bidang kesehatan yang memiliki prospek peminat tinggi, seiring meningkatnya kebutuhan tenaga teknis kefarmasian di berbagai sektor layanan kesehatan.
Lulusan Program Studi Farmasi memiliki peluang berkarier sebagai tenaga teknis kefarmasian di rumah sakit, apotek, puskesmas, klinik, industri farmasi, industri kosmetik, industri obat tradisional, perusahaan distribusi farmasi, laboratorium kesehatan, maupun sektor usaha lain yang bergerak di bidang pelayanan kesehatan.
Direktur Politeknik Negeri Lampung, Dr. Dwi Puji Hartono, S.Pi., M.Si., menyampaikan bahwa keberhasilan memperoleh izin operasional Program Studi Farmasi merupakan hasil kerja kolektif seluruh sivitas akademika serta dukungan berbagai pemangku kepentingan yang selama ini berkontribusi dalam proses pembukaannya.
“Terbitnya izin operasional Program Studi Farmasi merupakan amanah sekaligus motivasi bagi Polinela untuk terus menghadirkan pendidikan vokasi yang berkualitas, adaptif terhadap perkembangan zaman, dan mampu menghasilkan lulusan yang kompeten sesuai kebutuhan dunia kerja. Kehadiran program studi ini juga menjadi bagian dari komitmen Polinela dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang kesehatan,” ujar Direktur.
Dengan bertambahnya Program Studi Farmasi, Polinela semakin memperkuat kontribusinya dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia Indonesia melalui pendidikan vokasi yang unggul, inovatif, dan berorientasi pada kebutuhan industri serta pelayanan masyarakat.
Empat tahun perjuangan kini telah menjadi bagian dari sejarah perjalanan institusi. Momentum ini menjadi langkah awal bagi Polinela untuk terus melahirkan tenaga teknis kefarmasian yang profesional, berintegritas, inovatif, dan siap berkontribusi dalam transformasi layanan kesehatan di Indonesia. (***)
Berikan Komentar
Pernyataan seorang anggota DPR yang mengatakan masih ada ASN...
13492
Lampung Selatan
1122
Kominfo Balam
1268
Humaniora
1600
174
10-Aug-2026
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia