Program ini tidak hanya bertujuan membersihkan lingkungan, tetapi juga menciptakan lapangan kerja hijau bagi sekitar 1.500 orang dan memberikan pendapatan tambahan bagi masyarakat melalui bank sampah di 24 kecamatan. Targetnya sangat ambisius, yakni mengurangi emisi karbon daerah hingga 25.000 ton CO2e per tahun.
3. Memulihkan Napas Pesisir dan Hutan
Lampung Timur memiliki garis pantai yang panjang namun rentan terhadap abrasi. Melalui Tim Satgas Mangrove, pemerintah telah menggerakkan penanaman 100.000 bibit mangrove di kecamatan prioritas seperti Labuhan Maringgai, Pasir Sakti, dan Marga Sekampung.
Di sektor perhutanan, keberhasilan terlihat pada pengembangan perhutanan sosial berbasis energi hijau. Dengan menanam 26.000 pohon Kaliandra di 44 desa, masyarakat kini memiliki sumber energi biomassa lokal sekaligus meningkatkan tutupan vegetasi hutan yang sempat terdegradasi.
4. Menjaga Way Kambas dan Peluang Perdagangan Karbon
Sebagai rumah bagi gajah Sumatera, Taman Nasional Way Kambas (TNWK) mendapat perhatian khusus. Kepemimpinan Ella - Azwar telah menetapkan 23 desa penyangga TNWK sebagai wilayah prioritas konservasi melalui skema voluntary carbon village.
Langkah ini merupakan terobosan cerdas, di mana desa-desa tersebut kini tidak lagi hanya menjadi penonton, melainkan pemain utama dalam menjaga hutan sambil membuka akses ekonomi baru dari perdagangan karbon dan ekowisata konservasi.
Berikan Komentar
Sorak bahagia pecah di GSG Karya Bakti, tapi realisasi...
421
Bank Lampung
591
302
21-Feb-2026
293
21-Feb-2026
280
21-Feb-2026
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia