Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Modus Dibegal saat Bawa Motor Pacar di Panjang Bandar Lampung, Polisi Tembak Warga Pesawaran Ini
Lampungpro.co, 03-Jun-2021

Febri 2454

Share

Polsek Panjang Saat Ekspos Pelaku Begal | Lampungpro.co

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co): Modus pura-pura kena begal saat membawa motor pacar, akhirnya berujung penembakan. Warga Padang Cermin, Pesawaran inisial AA (30) ditembak jajaran Polsek Panjang Bandar Lampung, karena didapati maling sepeda motor di Bypas Soekarno Hatta Panjang pada September 2020. Setelah buron delapan bulan, AA ditangkap di wilayah Sukarame Bandar Lampung, Rabu (26/5/2021).

Kapolsek Panjang Kompol Adit Priyanto mengatakan, ada pun modus pelaku ini, awalnya berkenalan dengan korban bernama AY warga Panjang Bandar Lampung, lewat aplikasi Tantan. Dari kenalan itu, awalnya hubungan pelaku dan korban makin dekat, hingga dijadikan pacar.

"Saat hendak beraksi, pelaku ini awalnya berpura-pura hendak menjemput pacarnya. Namun saat menjemput, pelaku ini membawa rekannya inisial AI yang hingga kini masih buron. Aksi ini memang sudah direncakan oleh pelaku bersama rekannya," kata Kompol Adit Priyanto saat ekspos di Mapolsek Panjang, Kamis (3/6/2021).

Setelah dijemput, pelaku bersama korban menuju ke wilayah Telukbetung. Kemudian pada tengah malam, korban meminta diantarkan pulang ke rumahnya. Namun sesampainya di tengah Jalan Soekarno Hatta Panjang, korban dipaksa turun dan pelaku berusaha membawa kabur motor korban.

"Melihat motornya akan dibawa kabur, korban sempat melawan hingga terseret 50 meter karena berusaha memegangi bagian belakang motor. Melihat korbannya terjatuh, pelaku kemudian langsung kabur dan membawa sepeda motor korban," ujar Adit Priyanto.

Setelah itu, korban kemudian melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Mapolsek Panjang Bandar Lampung. Setelah buron hampir delapan bulan, pelaku berhasil diringkus di wilayah Nusa Indah, Way Dadi, Sukarame hingga dilakukan tindakan tegas dan terukur, karena berusaha melawan.

Saat diinterogasi, pelaku mengakui perbuatannya karena desakan ekonomi. Sepeda motor Honda Beat milik korban diakui telah dijual dan uangnya untuk membayar hutang. Hingga kini polisi masih mengejar satu pelaku lainnya yang masih buron. (***)

Editor : Febri Arianto

 


>

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Lampung Dipimpin Mirza-Jihan: Selamat Bertugas, "Mulai dari...

Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...

16618


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved