BANYUWANGI (Lampungpro.com)-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi bersama Icon Plus meluncurkan aplikasi berteknologi augmented reality dan virtual reality untuk mengenjot kunjungan wisatawan nusantara (wisnus) wisatawan mancanegara (wisman).
Aplikasi yang diberi nama Banyuwangi in Your Hand (BIYH) ini bisa didownload melalui handphone dengan os android dan iOS, sehingga pengguna bisa melihat obyek-obyek menarik di radius tertentu.
Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas mengatakan, aplikasi ini bertujuan untuk memudahkan sekaligus menjadi panduan wisman yang ingin liburan ke Banyuwangi. "Banyuwangi In Your Hand merupakan inovasi untuk memberi kemudahan bagi wisnus dan wisman yang ingin liburan ke Banyuwangi, kata Bupati Anas.
Aplikasi ini juga dapat memperlihatkan keterangan lokasi-lokasi menarik melalui konten foto, video dan artikel. Selain itu, juga disertai layanan GPS untuk memandu pengguna mencapai tempat tujuan.
"Aplikasi ini juga punya kemampuan untuk menscanning gambar yang langsung memberi informasi lengkap tentangnya. Ini sangat berguna bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang ingin melakukan promosi usahanya," katanya.
Aplikasi serupa juga telah ada di Bandung, Yogyakarta, Australia in Your Hand, Asia in Your Hand, Europe in Your Hand dan beberapa negara lain sehingga berpotensi mendatangkan pembeli luar negeri.
"Apabila menggunakan Google, masih harus mengetikkan lokasi yang diinginkan. Di sini tinggal diarahkan sesuai arah angin, maka akan tampil profil lokasi publik, seperti wisata dan kuliner, sangat memudahkan wisatawan, ujarnya.
Dalam peluncuran itu, Anas melakukan uji coba terhadap aplikasi ini melalui android miliknya. Saat ponsel dihadapkan ke arah timur, muncul lokasi wisata di wilayah itu.
Anda tertarik untuk berlibur ke Bayuwangi, langsung saja download aplikasi panduan wisata ini. Rasakan sendiri teknologinya dan nikmati liburan anda di Bayuwangi.
Menteri Pariwisata (menpar) Arief Yahya memang terus menggenjot Go Digital di dunia Pariwisata. Apa yang sudah dilakukan Banyuwangi merupakan sebuah implementasi bahwa Go Digital memang sudah harus dilakukan oleh berbagai pihak termasuk pemerintah daerah.
Menpar Arief Yahya, sejak Rakornas III beberapa waktu lalu telah meluncurkan Go Digital Be The Best. Dia meyakini dengan program itu dapat membantu realisasi target Presiden Joko Widodo dengan 20 juta wisman di 2019.
Hasil yang luar biasa, hanya bisa dicapai dengan cara yang tidak biasa. Dan Go Digital ini adalah salah satu cara tidak biasa yang bisa dipakai untuk mengejar target luar biasa itu, kata Arief Yahya.
Arief menyebut more digital, more global. More digital more personal. More digital more professional". Dalam selling, Kemenpar memilih untuk membangun Digital Market Place, yang sudah dipelajari dengan matang dan ITX di-endors untuk membangun platform tersebut.
Seperti diketahui salah satu faktor yang mendorong pariwisata Banyuwangi adalah faktor CEO-nya, Bupati Abdullah Azwar Anas yang sangat fokus menempatkan pariwisata sebagai core economy daerahnya.
Masyarakatnya semakin sadar bahwa pariwisata adalah pilihan yang terbaik dan sudah mulai terasa dampak ekonominya. Dengan Go Digital, maka potensi Banyuwangi bisa lebih cepat, lebih besar, dengan target market yang lebih mendunia.
Berikan Komentar
Bandar Lampung
487
Bandar Lampung
436
DPRDPROV
357
249
08-Apr-2026
301
08-Apr-2026
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia