Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Polinela Kembangkan Smart Farming Berbasis AIoT untuk Dorong Efisiensi Peternakan Ayam Petelur
Lampungpro.co, 17-Sep-2026

Sandy 264

Share

Ketua tim peneliti dari Polinela Kurniawan Saputra, S.Kom., M.Kom., saat sedang menunjukan prototipe alat IAoT Smart Farming | LAMPUNGPRO.CO

Untuk mendukung sistem tersebut, tim memanfaatkan berbagai perangkat IoT, mikrokontroler, sensor, serta teknologi pengolahan data. Data yang dikumpulkan dari perangkat tersebut kemudian diproses dan disusun menjadi dataset sebagai bahan pengembangan dan pengujian model.

Kurniawan menegaskan, penerapan teknologi di sektor peternakan tidak cukup hanya dengan memasang sensor. Tantangan berikutnya adalah memastikan data yang dihasilkan dapat diolah dan benar-benar memberikan manfaat dalam proses pengelolaan peternakan.

“Kami tidak hanya melihat performa algoritma, tetapi juga bagaimana teknologi ini dapat diterapkan pada kondisi peternakan sebenarnya. Karena itu, penelitian mencakup observasi lapangan, akuisisi data, preprocessing, pengembangan model, evaluasi, integrasi sistem, hingga pengujian prototype,” jelasnya.

Pemilihan Kurnia Jaya Farm sebagai lokasi penelitian menjadi bagian penting dalam proses pengembangan dan pengujian teknologi. Lingkungan peternakan digunakan sebagai tempat observasi, pengumpulan data, sekaligus pengujian sistem dalam kondisi operasional sebenarnya.

Keterlibatan mitra juga memberikan kesempatan kepada tim peneliti untuk memahami kebutuhan di lapangan. Dengan demikian, teknologi yang dikembangkan dapat diuji berdasarkan kondisi dan proses pengelolaan peternakan yang berlangsung secara nyata.

Direktur Politeknik Negeri Lampung, Dr. Dwi Puji Hartono, S.Pi., M.Si., mengapresiasi penelitian yang menghubungkan perkembangan teknologi digital dengan kebutuhan sektor peternakan.

“Kami mengapresiasi penelitian yang mengintegrasikan IoT, kecerdasan buatan, dan machine learning dengan kebutuhan nyata di sektor peternakan. Penelitian seperti ini menunjukkan peran perguruan tinggi vokasi dalam menghasilkan teknologi terapan yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan dunia usaha,” kata Dwi Puji Hartono.

1 2 3 4

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Gabah Dilarang Keluar, Tapi Mengapa Masih Bisa...

Mengapa pembeli dari luar Lampung mampu menawarkan harga gabah...

7882


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved