Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Polinela Kembangkan Smart Farming Berbasis AIoT untuk Dorong Efisiensi Peternakan Ayam Petelur
Lampungpro.co, 17-Sep-2026

Sandy 265

Share

Ketua tim peneliti dari Polinela Kurniawan Saputra, S.Kom., M.Kom., saat sedang menunjukan prototipe alat IAoT Smart Farming | LAMPUNGPRO.CO

Menurutnya, pengembangan IPTEK terapan perlu diarahkan untuk menjawab persoalan yang dihadapi masyarakat sekaligus memperkuat hubungan antara perguruan tinggi dan dunia usaha.

“Kami berharap hasil penelitian ini dapat dikembangkan melalui pengujian yang lebih luas serta kolaborasi berkelanjutan dengan mitra. Model atau prototype yang dihasilkan dapat menjadi dasar pengembangan teknologi berikutnya, sehingga inovasi Polinela semakin dekat dengan kebutuhan dunia usaha dan masyarakat,” ujarnya.

Salah satu hasil utama penelitian tersebut berupa model atau prototype Smart Farming berbasis AIoT yang dirancang untuk mendukung monitoring dan pengelolaan peternakan ayam petelur.

Prototype tersebut menghubungkan perangkat IoT dengan sistem pengolahan data berbasis machine learning. Data yang diperoleh melalui sensor menjadi masukan untuk proses analisis, sedangkan hasil pengolahan dapat dimanfaatkan sebagai informasi pendukung untuk memantau kondisi peternakan dan kualitas produksi.

Tim peneliti menyebut pengembangan prototype tersebut masih menjadi tahap awal menuju sistem yang lebih komprehensif. Ke depan, sistem dapat dikembangkan melalui penambahan parameter sensor, penguatan dataset, peningkatan performa model, serta pengembangan fitur analisis prediktif dan sistem pendukung keputusan.

Pemanfaatan AIoT dalam sistem smart farming juga dinilai relevan dengan kebutuhan transformasi digital di sektor pangan dan peternakan. Penggunaan sensor dan machine learning memungkinkan aktivitas monitoring dilakukan secara lebih sistematis dengan menjadikan data sebagai salah satu dasar dalam pengambilan keputusan.

Khusus pada peternakan ayam petelur, pendekatan tersebut membuka peluang untuk mendukung efisiensi pengelolaan, menjaga konsistensi kualitas produksi, sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap proses monitoring secara manual.

1 2 3 4

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Gabah Dilarang Keluar, Tapi Mengapa Masih Bisa...

Mengapa pembeli dari luar Lampung mampu menawarkan harga gabah...

7882


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved