Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Program Lampung Bidik 2026 Ditargetkan Nol Anak Putus Sekolah, DPRD Tekankan Validasi Data Hingga Kelurahan
Lampungpro.co, 19-Feb-2026

Admin 218

Share

Gambar Ilustrasi Anggota Komisi V DPRD Provinsi Lampung, Andika Wibawa

Bandarlampung (Lampungpro.co) : Pemerintah Provinsi Lampung menargetkan tidak ada lagi anak putus sekolah pada tahun 2026 melalui program Lampung Bidik. Program ini dilakukan dengan memperkuat pendataan siswa hingga tingkat kabupaten/kota bahkan kelurahan, agar seluruh anak usia sekolah dapat teridentifikasi dan memperoleh akses pendidikan.

Langkah tersebut juga sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat yang mendorong agar tidak ada anak Indonesia yang terhenti pendidikannya hanya karena keterbatasan ekonomi.

Anggota Komisi V DPRD Provinsi Lampung, Andika Wibawa, menyatakan dukungannya terhadap program Lampung Bidik 2026 yang digagas Pemerintah Provinsi Lampung. Ia menilai program tersebut penting untuk menekan angka anak putus sekolah di daerah.

“Lampung Bidik ini kan program Pemerintah Provinsi Lampung yang mendukung program Pak Prabowo agar jangan sampai ada anak-anak Indonesia yang putus sekolah,” ujarnya, Kamis (19/2).

Menurut Andika, dikutip dari Lampungway, salah satu penyebab utama anak putus sekolah adalah kondisi ekonomi keluarga yang tidak mampu memenuhi kebutuhan pendidikan anak.

“Faktor ekonomi dari keluarga ini yang membuat anak-anak akhirnya tidak sekolah karena ingin membantu orang tua dengan bekerja,” katanya.

Ia menilai program Lampung Bidik merupakan langkah yang baik, namun harus didukung dengan pendataan yang akurat dan menyeluruh hingga ke tingkat paling bawah.

“Perlu adanya penelusuran data sampai tingkat kabupaten, kota, bahkan kelurahan. Data itu penting dan harus benar-benar valid,” tegasnya.

Selain itu, Andika juga menekankan pentingnya kerja sama lintas lembaga, mulai dari pemerintah provinsi hingga perangkat kelurahan, agar anak-anak dari keluarga kurang mampu yang putus sekolah tidak terlewat dalam proses pendataan.

“Jangan hanya pakai data lama asal bunyi. Kalau memang mau ditelusuri, harus benar-benar sampai ke bawah karena masih banyak anak-anak yang belum terdata,” tambahnya.

Ia menjelaskan, data tersebut nantinya akan disinergikan dengan Dinas Sosial untuk mendukung program pembangunan sekolah rakyat bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

“Anak-anak bisa masuk sekolah rakyat, dapat pendidikan gratis, seragam, makan, uang saku, bahkan tempat tinggal. Kita support penuh agar Lampung 2026 ini kalau bisa tanpa lagi ada anak-anak putus sekolah,” tutupnya. (Krs)

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya

Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved