Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Rhenald Kasali Terjemahkan Digital Disruption di Rakornas II Pariwisata
Lampungpro.co, 19-May-2017

1187

Share

JAKARTA (Lampungpro.com)-Homestay Desa Wisata memang tengah digenjot oleh Kementerian Pariwisata (Kemenpar). Hal itu terus dimaksimalkan dengan menggunakan teknologi digital. Pasalnya, tahun 2017 ini kemenpar menargetkan 20.000 homestay.

Ahli bedah bisnis sekaliber Rhenald Kasali secara khusus membedah Digital Disruption yang menjadi tema CEO Message #27 Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya, di Ballroom Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (18/5).

Guru Besar Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia dan Komisaris Utama PT Angkasa Pura 2 itu memang ahlinya.

Rhenald merupakan penulis buku-buku best seller di bidang manajemen, bisnis dan pemasaran. Nah, di Rakornas II Pariwisata 2017, Prof Rhenald diminta menularkan knowledgenya soal disruption yang juga bakal menggoyang kemapanan industri pariwisata itu.

Semua perubahan itu terkait digital lifestyle itu diikupas secara tuntas. Skemanya digambarkan detil lewat kacamata Digital Disruption.

Yang jadi pertanyaan, apa sih Digital Disruption itu? Mengapa juga Kemenpar sampai harus repot-repot mengundang pria yang memiliki gelar Ph. D. dari University of Illinois at Urbana, Champaign, Amerika Serikat itu?

Kalau ditranslate mentah-mentah, Disruption berarti penggangu, pengacau atau biang kerok. Kalau dikonekkan dengan kata digital, artinya adalah sesuatu yang datang setelah era digital dan mengganggu kestabilan bisnis yang tidak menggunakan internet dan teknologi digital sebagai nilai tambahnya.

Istilah Digital Disruption selanjutnya bisa dimaknai sebagai perubahan yang timbul karena Teknologi Digital dan Model Bisnis Digital yang berimbas kepada naik-turunnya nilai bisnis dari sebuah jasa atau barang yang telah ada sebelumnya. Dan inilah yang terjadi saat ini.

1 2 3 4 5

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya

Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved