Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Setelah Natar, Giliran BRILink Tanjungsenang Dirampok, Pelaku Todongkan Pistol, Gasak Rp18 Juta
Lampungpro.co, 05-Nov-2022

Amiruddin Sormin 3082

Share

Kios BRILink di Jalan RA Basyid, Labuhan Dalam, Tanjung Senang, Bandar Lampung, jadi sasaran perampokan, Sabtu (5/11/2022) petang. Saibumi.com

Tiba-tiba,  salah satu pria berperawakan tinggi menggunakan jaket sudah di depan Leni. Pelaku mengacungkan sebuah senjata yang diduga senjata api.

"Udah gitu dia tiba-tiba berdiri di depan saya, orang yang tinggi pake jaket ngomong 'mbak diem ya' kayak ngebentak gitu. Terus, dia ngeluarin pistol terus dia ngomong 'kalau mbak nurut, saya enggak akan nembak mbak' iya saya bingung kan, jadi saya diem aja," tuturnya.

KLIK BERITA SEBELUMNYA: Pegawai BRI Link Merak Batin Natar Ditodong Lelaki Bersenjata Api, Rampok Uang Rp13 Juta

Kemudian, rekan pelaku yang diketahui Leni memakai baju berwarna putih, masuk ke dalam kios untuk mengambil sejumlah uang."Terus yang satunya masuk, dia kayak gelagapan gitu karena sempat tersandung juga. Akhirnya dia buka laci, uang itu diambil sama dia. Udah gitu yang bawa pistol ini sempet ngomong sama temennya yang ngambilin uang itu 'di bawah meja itu masih ada uang, di tas' jadi yang ngomong itu pistolnya masih ngarah ke saya, ngarah ke kepala," beber Leni.

Setelah mengambil sejumlah uang, kedua pelaku bergegas pergi meninggalkan lokasi menggunakan motor matic berwarna putih biru. "Nah, yang ngambil uang itu dia pake baju putih cepet-cepet naik motor, terus yang jaket tinggi bawa pistol juga ikut naik motor terus pergi," urainya.

Disinggung ciri-ciri kedua pelaku, Leni menyampaikan orangnya yang menggunakan jaket, tinggi, berkulit hitam. "Kalau yang pake baju putih itu masih mudah sekitar umur 20an," ujarnya.

Sementara untuk uang yang digondol para pelaku berjumlah kurang lebih Rp18 juta."Uang yang dibawa itu, kurang lebih Rp18 juta. Dia lari ke arah Tanjung Baru. Temen saya langsung keluar teriak minta tolong, akhirnya warga nyamperin kami terus tanya 'kenapa-kenapa' mau dikejer juga udah gak bisa. Setelah kejadian itu saya telepon bos, terus bos laporan ke pihak kepolisian," sebut Leni. (***)

1 2 3

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Lampung Dipimpin Mirza-Jihan: Selamat Bertugas, "Mulai dari...

Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...

16104


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved