JAKARTA (Lampungpro.co): Kenaikan elektabilitas Partai Demokrat hingga berhasil menembus tiga besar dengan perolehan 11,3 persen, karena kemampuan partai tersebut memanfaatkan suara-suara kritis terhadap pemerintah, kata Direktur Eksekutif Polmatrix Indonesia Dendik Rulianto. "Terutama dampak dari gelombang kedua Covid-19 dan penerapan PPKM Level 4," kata Dendik melalui keterangan tertulis, Sabtu (14/8/2021), sebagaimana dikutip Suara.com (jaringan media Lampungpro.co).
Hasil survei Polmatrix Indonesia menunjukkan elektabilitas partai berlambang mercy tersebut tembus ke dua digit yaitu 11,3%. Melonjaknya dukungan publik terhadap Demokrat juga disertai dengan turunnya elektabilitas Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Untuk pertama kalinya, partai yang dikomandoi Megawati Soekarnoputri kurang dari 20%, tepatnya 16,2%.
Meskipun demikian, PDIP tetap berada di posisi pertama, disusul Gerindra dengan elektabilitas 13,1%. Demokrat berhasil menyalip Partai Kebangkitan Bangsa yang memperoleh elektabilitas 8,3%, dan Golkar 8% yang notabene adalah partai-partai koalisi Pemerintah. "Untuk pertama kalinya Golkar turun dari posisi tiga besar setelah digeser oleh Demokrat," ujar Dendik.
Di papan tengah, masih berdasarkan survei yang sama, Partai Solidaritas Indonesia meraih elektabilitas 5,2%. Hasil cukup mengejutkan, partai politik baru Gelombang Rakyat Indonesia (Gelora) memperoleh elektabilitas 1,3% melampaui Perindo, Hanura, dan Berkarya.
Di papan tengah lainnya Partai Keadilan Sejahtera meraih 5%, NasDem 3,9%, Partai Persatuan Pembangunan 2,8%, Partai Ummat 1,8%n, dan Partai Amanat Nasional 1,4%.b"Kemunculan Gelora turut menggerus basis dukungan terhadap PKS, demikian pula antara Partai Ummat dan PAN," kata dia.
Di papan bawah, elektabilitas Perindo sebesar 0,8%, Hanura 0,6%, Berkarya 0,4%, dan Partai Bulan Bintang 0,2%. Selanjutnya, Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia dan Garuda masing-masing 0,1%. Sedangkan Masyumi Reborn masih nihil dukungan. Sisanya menyatakan tidak tahu atau tidak menjawab 19,5%.
Survei Polmatrix Indonesia diadakan 25 Juli hingga 5 Agustus 2021 terhadap 2.000 responden yang mewakili 34 provinsi melalui sambungan telepon. Survei dilakukan secara acak dengan margin of error sekitar 2,2% serta tingkat kepercayaan 95%. (***)
Editor: Amiruddin Sormin
Berikan Komentar
Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...
16357
EKBIS
9002
Bandar Lampung
6325
135
04-Apr-2025
303
04-Apr-2025
256
04-Apr-2025
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia