Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara (BP3M) I Gde Pitana mengatakan, meningkatnya kunjungan wisman India juga tidak terlepas dari kebijakan-kebijakan lainnya.
Termasuk pemberlakuan bebas visa (free visa) dan penguatan konektifitas penerbangan yang telah dilakukan oleh Garuda Indonesia dari Mumbai ke beberapa kota besar di Indonesia, ujar Pitana.
Menteri Pariwisata Arief Yahya ikut menegaskan, berdasarkan data, tahun 2015 outbound travellers India ada 20.380.000 orang atau tumbuh 11,1 persen dari tahun 2014. Dengan kedekatan budaya, maka ada potensi besar untuk menggaet pasar India. 

Ramayana dan Mahabharata yang sangat popular di Indonesia itu berasal dari India, ujar Arief Yahya yang menilai industry tourism itu mirip dengan telecommunication dan transportation. Kuncinya ada di proximity, atau kedekatan.

Hal lainnya, india juga punya Mumbai yang notabene merupakan pusat bisnis India nomor dua terbesar setelah New Delhi. Sebanyak 45 persen dari jumlah outbound India berasal dari Mumbai.
"Ini semakin meyakinkan bahwa India, khususnya Mumbai merupakan pasar sangat potensial khususnya untuk memperkenalkan 10 destinasi pariwisata prioritas yang ada di Indonesia," kata Menpar Arief Yahya. (*)
Berikan Komentar
Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...
16458
EKBIS
9122
Lampung Selatan
4970
Bandar Lampung
4778
Bandar Lampung
4646
187
04-Apr-2025
258
04-Apr-2025
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia