BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co): Wakil Gubernur (Wagub) Lampung Chusnunia Chalim (Nunik) minta jajarannya mengecek keluhan petani soal ketersediaan pupuk bersubsidi dan nonsubsidi agar aman dan terkendali. Sehingga, tidak terjadi kesulitan penebusan pupuk bersubsidi di lapangan.
Terkait penyaluran, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura (KPTPH) Provinsi Lampung, Kusnardi, menjelaskan pupuk bersubsidi khusus bagi petani anggota kelompok tani. Petani melakukan usaha tani subsektor tanaman pangan, perkebunan, hortikultura, dan peternakan dengan lahan paling luas 2 hektare setiap musim tanam.
Selain itu, petani yang melakukan usaha tani subsektor tanaman pangan pada perluasan areal tanam baru (PATB). Lalu, pembudidaya ikan dengan luasan usaha budidaya paling luas 1 hektare setiap musim tanam. Petani harus menyusun rencana definitif kebutuhan kelompok berbasis elektronik (e-RDKK) dan terdaftar di Sistem Informasi Penyuluh Pertanian (Simluhtan).
Penyaluran pupuk bersubsidi di 2021, ujar Kusnardi, dilakukan dengan penebusan melalui Kartu Petani Berjaya (KPB). Kemudian, penebusan juga dapat dilakukan oleh petani yang belum masuk anggota KPB dengan syarat menunjukkan kartu tanda penduduk (KTP) dan mengisi formulir penebusan pupuk bersubsidi.
Pada kesempatan yang sama, perwakilan PT Pusri juga melaporkan bahwa ketersediaan pupuk di gudang Lini III dalam kondisi cukup. Stok itu sebanyak 35.522 ton Urea bersubsidi dan 1.730 ton Urea nonsubsidi. (PRO1)
Berikan Komentar
Saya yakin kekalahan Arinal bersama 10 bupati/walikota di Lampung...
1275
Lampung Selatan
3971
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia