Lakon 'Ksatria Wirabangsa' merupakan penafsiran ulang dari inspirasi kisah Ruwatan Murwakala. Memakai pakem Mahabarata, alur cerita pun dikemas kekinian. Sesuai update situasi dan kondisi terakhir negeri ini. Kasus teror di tahun politik pun dibahas tuntas. Ceritanya lengkap dengan orang gila baru sebagai algojo misterius. Penculikan dan penyiksaan para kiai yang marak pun tidak luput jadi pembuka.
Cerita pun mengalir seperti biasa. Wiracarita Mahabarata itu pun lalu mengisahkan cikal bakal Batara Kala. Figur penguasa kejahatan yang penuh angkara murka. Padahal, Batara Kala merupakan anak dari Batara. Guru dari Dewi Durga. Sosok yang gagal dalam menghayati dan menafsirkan cinta. Justru norma dilanggar hingga muncul kamasalah dan besar sebagai angkara murka.
"Wayang Ajen memang penuh filosofi. Wajar saja banyak dinanti oleh semua kalangan, termasuk kids jaman now. Semua diterangkan sangat jelas. Mana benar dan mana yang salah. Batasan baik dan buruk gamblang sehingga mudah dicerna," kata Budi.
Dengan potensi besar dan inspirasi yang diberikan, Wayang Ajen jadi elemen penting. Vital dalam menyokong pertumbuhan pariwisata Indonesia. Buktinya, UNESCO sejak 2003 bahkan sudah mengakui kapabilitas Wayang Ajen. Warisan adiluhung ini pun ternyata sangat lentur. Upaya rekonstruksi show dilakukan Wayang Ajen dengan style gaul. Namun, esensinya tetap kokoh.
"Wayang Ajen itu masterpiece dunia. Dengar kemasan lebih segar, eksistensinya lebih hidup. Wayang ini bahkan tumbuh dan berkembang. Pasarnya semua, sebab anak-anak milenial juga suka Wayang Ajen ini," Ferdiansyah melanjutkan
Wayang Ajen punya modal kuat sebagai prodak unggulan. Wayang pun bisa menjadi komoditi penarik kunjungan wisman juga wisnus. Produk unggulan tersebut terlihat dari kemasan wayang. Enak dilihat secara tata rupa, morfologi, anatomi, serta tata sunggingnya. Deputi Pemasaran I Kementerian Pariwisata I Gde Pitana mengatakan, wayang harus terlihat menarik.
"Wayang harus menarik dan elegan. Kalau kemasannya menarik akan diterima siapapun, termasuk kids jaman now. Kepiawaian dalang juga diperlukan. Sebab, dalang ini yang menciptakan dan membangun cerita menjadi sebuah pertunjukan megah. Tentunya pula penuh filosofi, tapi mudah dipahami, kata Pitana
Berikan Komentar
6640
28-Mar-2026
586
15-Mar-2026
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia