Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

30 Ribu Penonton Ramaikan Festival Crossborder di Atambua
Lampungpro.co, 30-Aug-2017

1150

Share

Belu, Atambua, Timor Leste, Festival Cross Border Atambua, Cokelat, Jamrud, pariwisata Indonesia, Wilibrodus Lay, Menteri Pariwisata Arief Yahya

ATAMBUA (Lampungpro.com)-30 ribu orang sesaki Lapangan Umum Simpang Lima di Kabupaten Belu, Atambua, Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam Festival Cross Border Atambua 2017 pada Minggu (27/8) malam lalu. Hasil maksimal kembali diraih Kementerian Pariwisata dalam salah satu program andalanya.

Masyarakat bersama wisatawan, termasuk mereka yang berbondong-bondong menyeberang dari Timor Leste, antusias menghadiri perhelatan Festival Cross Border Atambua 2017 yang dibalut dengan penampilan dua band tanah air yakni Cokelat dan Jamrud.

Dua band tersebut sukses menjadi magnet dan menghibur sekaligus masyarakat dan wisatawan yang rela berdesakkan sejak sore hari, meski acara baru dimulai pada 19.30 waktu setempat.

Acara dimulai dengan suguhan Tari Tebe dari Sanggar Tari SMA Negeri 3, Atambua. Tarian Tebe merupakan tari tradisional dari Kabupaten Belu, yang merupakan satu ungkapan kegembiraan atas keberhasilan atau kemenangan.

Dalam tari ini, pria dan wanita bergandengan tangan sambil bernyanyi bersahutan melantunkan syair dan pantun yang berisi puji-pujian. Hentakkan kaki sesuai irama lagu membuat tarian ini sangat menarik untuk dilihat.

Setelah suguhan tari, giliran dua band lokal Atambua yang unjuk gigi. Penampilan mereka menjadi pemanas bagi masyarakat yang hadir, yang langsung menyemut ke arah panggung. Bahkan lautan amanusia meluber hingga ke jalan-jalan di sekitar Lapangan Simpang Lima.

Malam tadi suasana di lokasi sekitar acara begitu meriah. Seluruh lapisan masyarakat di Atambua berkumpul di lokasi acara. Termasuk para pedagang yang kebanjiran rezeki. Tidak hanya mereka yang biasa berjualan di sekitar lapangan Simpang Lima, tapi juga pedagang dari pusat kota.

Mulai dari tukang jagung bakar, salome bakar, minuman-minuman ringan, mainan anak bahkan pedagang aksesoris handphone antusias menjajakan daganganya.

1 2 3 4 5

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Lampung Dipimpin Mirza-Jihan: Selamat Bertugas, "Mulai dari...

Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...

16951


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved