HALMAHERA UTARA (Lampungpro.com): Peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) terus dilakukan Kementerian Pariwisata (Kemenpar). Salah satu cara yang dilakukan yaitu pelatihan kepariwisataan di perguruan tinggi.
Senin (Senin (19/2/2018), Kemenpar melakukan Pelatihan Goes To Campus di Halmahera Utara. Kegiatan itu disambut antusias. Ada 300 mahasiswa memadati Gedung Tobelo Marahai di Halmahera Utara, Maluku Utara.
"Ini momen yang tepat bagi mahasiwa untuk turut berpartisipasi dalam pembangunan pariwisata. Mahasiswa merupakan kader dan agen perubahan dalam pengembangan pariwisata," kata Asisten Deputi Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Hubungan antar Lembaga Kemenpar Wisnubawa Tarunajaya.
Pelatihan Goes To Campus dilaksanakan agar mahasiswa dapat melahirkan gagasan baru. Khususnya untuk membangun pariwisata Indonesia. Mahasiswa sebagai multi disiplin, multi dimensi dan multi ilmu harus memiliki nilai tambah.
Selain itu, pelatihan itu juga diharapkan meningkatkan pengetahuan dan kualitas SDM Kepariwisataan bagi masyarakat. Utamanya, masyarakat yang dekat dengan destinasi pariwisata. Membangun pariwisata harus melibatkan pentahelix Akademisi, Business, Goverment, Community, Media, yang disingkat ABGCM.
"Mahasiswa harus berpikir rasional untuk memahami konsep pembangunan pariwisata. Ada tiga syarat untuk maju di era sekarang. Pertama kuasai bahasa asing, kedua kuasai IT digital dan ketiga kuasai leadership," kata Wisnubawa menambahkan.
Dalam Pelatihan Dasar SDM Kepariwisataan Goes to Campus, narasumber yang dihadirkan kompenten dan ahli dibidangnya. Ada Anggota Komisi X DPR RI Bidang Pariwisata Irine Yusiana Roba Putri serta Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan Kabupaten Halmahera Utara Iswan Lolahi. Kemudian ada Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Halmahera Utara Joice Betsi Mahura dan Marcus J J Latupapua dari Politeknik Perdamaian Halmahera serta Ketua HPI Maluku Utara Ilham Hi Abdullah.
"Pelayanan prima sangat dibutuhkan setiap usaha terutama hotel. Yang lebih penting dalam usaha yaitu pelanggan atau tamu. Aksi mahasiswa dapat memberikan kontribusi untuk pengembangan pariwisata memberikan kenyamanan kepada tamu dan memberikan kenangan yang baik bagi para tamu," kata Ilham.
Menurutnya, peran perguruan tinggi dalam pengembangan pariwisata sangat penting. Karena pariwisata telah menjadi leader pembangunan nasional. Artinya, semua potensi yang ada hanya harus dimanfaatkan karena pariwisata selalu memiliki prinsip semakin dilestarikan semakin mensejahterakan.
"Pariwisata mempunyai multiplier effect yang memberikan pengaruh yang kuat pada lingkungan sekitarnya dengan menjaga kearifan lokal agar memiliki nilai bagi kesejahteraan masyarakat," kata Ilham menambahkan.
Menteri Pariwisata Arief Yahya juga menilai, Sumber Daya Manusia (SDM) harus terus ditingkatkan. Baik dalam hal jumlah maupun mutu. Minimal, SDM yang ada sesuai standar Masyarakat Ekonomi ASEAN. Sehingga, memiliki keunggulan komparatif jika dibandingkan dengan tenaga kerja dari negara lain.
"Kerahkan semua resources di perguruan tinggi Pariwisata Indonesia karena harus berpacu melawan tuntutan pengembangan destinasi dan industri," kata Arief.
Berikan Komentar
Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...
16811
EKBIS
9536
Lampung Selatan
5364
Bandar Lampung
5140
Bandar Lampung
5001
146
05-Apr-2025
215
05-Apr-2025
382
05-Apr-2025
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia