Selama proses pemeliharaan, berbagai data dicatat secara berkala untuk kemudian dianalisis guna mengetahui pengaruh perlakuan terhadap produktivitas unggas.
Salah satu perlakuan yang diuji adalah pemberian ekstrak herbal andaliman varietas Sihorbo melalui air minum dan pakan menggunakan teknik coating spray.
Hasil evaluasi menunjukkan kondisi lingkungan di lokasi penelitian memiliki potensi memberikan tekanan terhadap unggas. Salah satunya berasal dari tingkat kebisingan yang tercatat mencapai 76,8 desibel.
Angka tersebut berada di atas ambang 70 desibel yang menjadi batas normal berdasarkan Kepmen LH Nomor 48 Tahun 1996. Kondisi lingkungan seperti ini berpotensi memengaruhi kenyamanan unggas, termasuk menurunkan nafsu makan dan berdampak terhadap produktivitas.
Meski demikian, hasil penelitian menunjukkan adanya tren positif pada puyuh yang mendapatkan nanoemulsi ekstrak andaliman (NAE).
Berdasarkan indikator produksi telur harian atau Hen Day Production (HDP), puyuh yang mendapatkan perlakuan NAE menunjukkan hasil lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol, dengan rata-rata peningkatan mencapai 4,22 persen.
Pola produksi telur juga menunjukkan tren peningkatan selama periode pengamatan. Hal tersebut dinilai memberikan prospek positif apabila penerapan teknologi tersebut dikembangkan dalam pemeliharaan jangka panjang.
Berikan Komentar
Pernyataan seorang anggota DPR yang mengatakan masih ada ASN...
14498
Lampung Utara
667
Polinela
746
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia