
Selain produktivitas, aspek keselamatan ternak juga menunjukkan hasil positif. Selama periode evaluasi, tingkat mortalitas atau kematian puyuh tercatat 0 persen.
NAE 2 Persen Berikan Hasil Positif
Ketua tim peneliti, Rikardo Silaban, mengatakan penelitian sebelumnya pada ayam petelur pasca-lost management juga menunjukkan bahwa penggunaan teknologi serupa berpotensi mempertahankan produktivitas dan bobot telur.
Pada penelitian tahun ini, tim menguji suplementasi nanoemulsi ekstrak andaliman (NAE) dengan konsentrasi 2 persen melalui air minum maupun pakan.
Hasil evaluasi menunjukkan perlakuan NAE 2 persen menghasilkan profil produktivitas yang lebih baik dibandingkan sejumlah perlakuan lainnya, termasuk kelompok kontrol.
Salah satu indikator yang terlihat adalah massa telur kumulatif. Puyuh yang mendapatkan NAE menghasilkan massa telur kumulatif sebesar 381,63 gram, jauh lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol yang mencapai 222,85 gram.
Berikan Komentar
Pernyataan seorang anggota DPR yang mengatakan masih ada ASN...
14498
Lampung Utara
667
Polinela
746
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia